Info Kementerian

Indonesia-Aljazair, Sepakat Tingkatkan Promosi Dagang dan Investasi

Saat ini, perusahaan Indonesia yang telah berinvestasi di Aljazair adalah Pertamina dan Wijaya Karya, sementara Indofood sedang menjajaki.

Indonesia-Aljazair, Sepakat Tingkatkan Promosi Dagang dan Investasi
Dok Humas Kementerian Perdagangan
Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perindustrian dan Pertambangan Aljazair, Youcef Yousfi di Aljir, Aljazair, Kamis (22/11) lalu. 

Pemerintah Indonesia dan Aljazair sepakat mengintensifkan kerja sama di bidang ekonomi, khususnya perdagangan dan industri, serta investasi karena pertumbuhan dan kerja sama ekonomi selama ini masih kecil meskipun keduanya mempunyai hubungan historis yang panjang.

Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Indonesia dan Aljazair dapat saling memanfaatkan Aljazair sebagai hub di kawasan Afrika Utara dan Indonesia bagi ASEAN. Investasi yang saling menguntungkan merupakan salah satu sektor yang akan digarap, di mana Indonesia memiliki kapasitas, dan Aljazair membutuhkan kemitraan dan pasar.

“Terdapat beberapa sektor prioritas yang disampaikan Aljazair, yaitu industri pengolahan pangan dan tekstil. Saya sampaikan bahwa Indonesia memiliki kapasitas dan meminta pemerintah Aljazair memfasilitasi investasi Indonesia di Aljazair,” ungkap Mendag Enggar dalam keterangan tertulis, Jumat (23/11).

Pada Kamis (22/11) lalu, Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perindustrian dan Pertambangan Aljazair Youcef Yousfi di Aljir, Aljazair.

Sehari sebelumnya, Rabu (21/11), Mendag melakukan pertemuan dengan Menteri Perdagangan Aljazair, Said Djellab. Pertemuan itu membahas berbagai upaya Indonesia dan Aljazair untuk meningkatkan hubungan perdagangan antara kedua negara. Aljazair ingin belajar dari Indonesia dalam rangka diversifikasi produk nonmigas karena selama ini terlalu mengandalkan migas.

“Kami membahas beberapa upaya agar perdagangan nonmigas kedua negara semakin meningkat. Salah satu langkah pertama adalah promosi dagang yang lebih intensif maupun kerja sama peningkatan kapasitas UKM,” lanjut Mendag.

Mendag RI juga bertemu dengan Ketua KADIN Aljazair, Mohamed Laid Benamor, yang merupakan salah satu pelaku usaha ternama di Aljazair. Kalangan bisnis kedua negara belum memahami potensi ekonomi yang dapat ditawarkan kedua negara. Namun, Mendag Enggar yakin bahwa ekonomi Indonesia dan Aljazair bersifat saling melengkapi dan memiliki banyak hal yang dapat saling ditawarkan untuk berkolaborasi.

Lebih jauh, Mendag Enggar mengatakan bahwa dirinya bersama Ketua KADIN Aljazair sepakat untuk mendorong promosi dagang kedua pihak. Mendag lebih lanjut mengundang para pelaku usaha Aljazair bersama Mendag Aljazair untuk menghadiri forum bisnis, pameran, serta mengunjungi industri unggulan Indonesia pada saat pelaksanaan Trade Expo Indonesia.

 “Saya mengundang Mendag dan Menperintam Aljazair untuk berkunjung ke Indonesia, saling mengenal produk, belajar satu sama lain, dan jika nantinya terdapat minat untuk kemitraan investasi, akan diatur kunjungan ke pabrik,” lanjut Mendag.

Urutan ke-6

Halaman
12
Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved