PLN Putus Paksa Aliran Listrik 93 Pelanggan di Kampung Rawa Denok Depok

Sebanyak 627 pelanggan listrik di Kampung Rawa Denok, Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Kota Depok, menunggak pembayaran listrik.

PLN Putus Paksa Aliran Listrik 93 Pelanggan di Kampung Rawa Denok Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Petugas PLN area depok melakukan jemput bola ke pelanggan di Kampung Rawa Denok, Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok, sejak Kamis (22/11/2018), memutuskan aliran listrik 93 pelanggan. 

SEBANYAK 627 pelanggan listrik di Kampung Rawa Denok, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Kota Depok, tercatat masih menunggak pembayaran listrik, sampai akhir November ini.

Lama tunggakan cukup bervariasi mulai dari satu bulan sampai tiga bulan.

Untuk mengatasinya, PLN Area Kota Depok mengerahkan seratusan petugasnya melakukan jemput bola, dengan mendatangi rumah pelanggan di Kampung Rawa Denok, yang tercatat menunggak pembayaran listrik, sejak Kamis (22/11/2108).

Kepada petugas, pelanggan dapat membayar tunggakan secara langsung berikut denda, jika tidak ingin diputus sepihak.

Supervisor Pelanggan PLN Area Kota Depok Susan Khaerany menuturkan, dari hasil operasi jemput bola yang dilakukan pihaknya sejak Kamis, kemarin, tercatat ada 93 pelanggan yang aliran listriknya langsung diputus petugas.

"Dari 627 pelanggan di Rawa Denok yang menunggak dan didatangi petugas, sampai kini ada 93 pelanggan yang aliran listriknya langsung diputus petugas. Di luar itu ada yang bayar lunas di tempat berikut dendanya dan masih didata lagi," kata Susan, Jumat (23/11/2018).

Susan Khaerany menjelaskan, pemutusan listrik dilakukan dengan menyegel meteran listrik pelanggan atau mini circuit breaker (MCB) listrik yang ada di rumah pelanggan.

Menurut Susan Khaerany, untuk melengkapi sistem jemput bola pelanggan yang menunggak ini, petugasnya dilengkapi mesin pembayaan online.

"Ini untuk memudahkan pelanggan yang ingin membayar lunas di tempat," katanya.

Selain itu, kata Susan, pihaknya membuka loket pembayaran tunggakan listrik pelanggan di depan Gardu Induk PLN Rawa Denok.

Ke depan, Ia mengimbau para pelanggan listrik PLN untuk melakukan pembayaran listrik paling lambat tanggal 20 setiap bulannya.

Jika tidak atau lewat satu hari saja katanya, maka sesuai aturan akan dikenakan denda atau petugas berhak melakukan penyegelan atau pemutusan aliran listrik secara sementara ke pelanggan. (bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved