Pilpres 2019

Para Pengusaha Tempe Minta Sandi Stop Impor Kedelai dan Jangan Cabut Subsidi Gas

Sandiaga Salahudin Uno melihat langsung kampung sentra industri tempe dan kripik tempe Sanan Malang, Jawa Timur, Jumat (23/11/2018).

Para Pengusaha Tempe Minta Sandi Stop Impor Kedelai dan Jangan Cabut Subsidi Gas
Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno
Sandiaga Salahudin Uno melihat langsung kampung sentra industri tempe dan kripik tempe Sanan Malang, Jawa Timur, Jumat (23/11/2018). 

Palmerah, Warta Kota -- Sandiaga Salahudin Uno melihat langsung kampung sentra industri tempe dan kripik tempe Sanan Malang, Jawa Timur, Jumat (23/11/2018).

Para pengusaha langsung meminta kepada Sandi agar bisa memproduksi kedelai Indonesia, dan menghentikan ketergantungan pada kedelai impor.

“Saya berharap kalau Pak Sandi jadi wakil Presiden bisa membuat bibit unggul untuk kedele. Sehingga kita tidak tergantung lagi dengan bahan baku impor. Dulu masih ada lima pemain impor, Amerika Serikat, Kanada, Mexico, India dan Cina. Namun sekarang hanya Amerika Serikat yang impor. Kalau dolar tinggi jelas berdampak langsung pada kami, pelaku usaha tempe ini,” terang Ketua Paguyuban Keripik Tempe Sanan Arif.

Sekitar 800 keluarga dan 2000 pekerja menggantungkan hidupnya pada tempe, di Kampung Sanan.

Rata-rata Kampung Sanan menghabiskan 30 ton kedelai setiap harimya dan menghabiskan sekitar 1500 tabung gas melon per hari.

“Pesan kami yang lain pak, tolong banget jangan mencabut subsidi gas pak. Jika subsidi dicabut, pasti akan berdampak pada industri tempe di Sanan,” jelas Arif.

Sandiaga Salahudin Uno melihat langsung kampung sentra industri tempe dan kripik tempe Sanan Malang, Jawa Timur, Jumat (23/11/2018).
Sandiaga Salahudin Uno melihat langsung kampung sentra industri tempe dan kripik tempe Sanan Malang, Jawa Timur, Jumat (23/11/2018). (Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno)

Kampung ini juga sudah memaksimalkan semua limbah yang dihasilkan dari tempe bermanfaat dan punya nilai ekonomis.

Perasannya dijadilan nata de soya atau disebut dengan nata de irengan, kulit kedelai dijadikan pakan sapi.

Sandi melihat langsung proses pembuatan kripik di kampung Sanan. Dari pemotongan tempe, menggoreng tempe hingga pengemasan.

Sandiaga Salahudin Uno melihat langsung kampung sentra industri tempe dan kripik tempe Sanan Malang, Jawa Timur, Jumat (23/11/2018).
Sandiaga Salahudin Uno melihat langsung kampung sentra industri tempe dan kripik tempe Sanan Malang, Jawa Timur, Jumat (23/11/2018). (Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno)

Calon wakil presiden nomor urut 02 ini juga sempat ikut memotong tempe dengan manual.

Jenis tempe yang dipotong adalah jenis tempe yang disebutnya sebagai tempe teropong.

“Akhirnya saya menemukan juga tempe setipis atm. Tempe ini dipotong-potong setipis kartu atm sebelum digoreng,” canda Sandi.

Sandiaga Salahudin Uno melihat langsung kampung sentra industri tempe dan kripik tempe Sanan Malang, Jawa Timur, Jumat (23/11/2018).
Sandiaga Salahudin Uno melihat langsung kampung sentra industri tempe dan kripik tempe Sanan Malang, Jawa Timur, Jumat (23/11/2018). (Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno)

Sandi berjanji, jika terpilih akan menggenjot produksi tempe di Indonesia. Agar produksi kedelai dan harga kedelai tidak tergantung pada fluktuasi pergerakkan mata uang asing.

“Saya dan Pak Prabowo berkomitmen untuk tidak tergantung dengan bahan baku impor. Kami akan mencoba menfaatkan sumber daya alam untuk mensejahterakan masyarakat. Insya Allah jika amanat menjadi pelayan masyarakat Indonesia jatuh kepada Prabowo Sandi. 2019 akan kami ubah deregulasi ekonomi untuk gerakan ekonomi rakyat,” papar Sandi. (dwi)

Sandiaga Salahudin Uno melihat langsung kampung sentra industri tempe dan kripik tempe Sanan Malang, Jawa Timur, Jumat (23/11/2018).
Sandiaga Salahudin Uno melihat langsung kampung sentra industri tempe dan kripik tempe Sanan Malang, Jawa Timur, Jumat (23/11/2018). (Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno)
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved