Pilpres 2019

Mengaku Sulit Pinjam ke Bank, Prabowo Minta Bantuan Dana Kampanye kepada Relawan

Prabowo Subianto meminta bantuan dana dari para relawan, untuk kampanye pemenangannya di Pemilu Presiden 2019.

Mengaku Sulit Pinjam ke Bank, Prabowo Minta Bantuan Dana Kampanye kepada Relawan
Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno
Prabowo Subianto saat menghadiri acara Tabligh Akbar dan Deklarasi Komando Ulama Pemenangan Prabowo-Sandi (Kopassandi) yang dipimpin oleh KH Abdul Rosyid Abdullah Syafi'ie di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (4/11/2018). 

CALON presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto meminta bantuan dana dari para relawan, untuk  kampanye pemenangannya di Pemilu Presiden 2019.

Hal tersebut disampaikan Prabowo Subianto saat memberikan pidato pembekalan relawan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Istora, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2018).

"Kemudian tolong terpaksa aku minta bantuan dari kalian semua. Karena kita kekurangan dana perjuangan," kata Prabowo Subianto.

Baca: Prabowo: Saya akan Bikin Indonesia Berdiri di Atas Kaki Sendiri! Kita Tidak akan Impor Apa-apa

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengaku memiliki keterbatasan dana dalam menghadapi pemilu. Oleh karena itu, ia meminta kerelaan relawan untuk menyumbang dana berapa pun besarannya.

"Kami minta kerelaan yang mau bantu 2 ribu, 5 ribu, 10 ribu, 20 ribu, silakan nanti kita umumkan sejumlah rekening," ujar Prabowo Subianto.

Mantan Danjen Kopassus tersebut mengaku saat ini tidak memiliki keleluasaan dalam mencari dana pemenangan. Di satu sisi, biaya yang dibutuhkan dalam pemilu sekarang ini tidaklah sedikit. Salah satunya untuk biaya saksi di TPS.

Baca: Prabowo Sebut Tampang Boyolali, Surya Paloh: Masyarakat Semakin Bisa Bedakan Mana Emas Mana Loyang

"Ada 800 ribu TPS, kalau 1 TPS ada 2 saksi, berarti ada 1,2 juta saksi. Kalau untuk makan butuh berapa? Ratusan miliar," ucapnya.

Meskipun sebagai anak mantan pejuang, yaitu Soemitro Djojohadikusumo, dan mantan Jenderal TNI, Prabowo Subianto mengaku sulit mengajukan pinjaman ke bank-bank di Indonesia.

"Saya minta kredit dari bank Indonesia saya enggak bisa-bisa dapat, apalagi kalian. Jangan kau kasih kredit ke itu-itu saja terus. Jangan kira kau bisa berkuasa seribu tahun. Ada Prabowo Subianto atau tidak ada Prabowo Subianto, rakyat akan selalu menuntut," tegasnya. (Taufik Ismail)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved