Pilpres 2019

Tidak Ingin berpolitik, Ustaz Abdul Somad Sebut Dakwah Paling Hebat di Parlemen

Menolak berpolitik serta memilih tetap sebagai penceramah, Ustaz Abdul Somad mengingatkan jika dakwah paling hebat adalah berdakwah di parlemen.

Tidak Ingin berpolitik, Ustaz Abdul Somad Sebut Dakwah Paling Hebat di Parlemen
Facebook/Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad saat ceramah di Masjid Al-Ikhlas, Jalan Ikhlas, Labuh Baru, Pekanbaru, Riau. 

MENOLAK berpolitik serta memilih tetap sebagai penceramah, Ustaz Abdul Somad mengingatkan jika dakwah paling hebat adalah berdakwah di parlemen.

Pernyataan Abdul Somad diposting dalam wawancara antara Ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (Aceh), Muhammad Fadhil Rahmi dengan Abdul Somad yang diunggah dalam akun Instagramnya, @mfadhilrahmi; pada Kamis (22/11/2018).

(https://www.instagram.com/p/Bqd1gPvnuEz/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=dt6unie2i008)

Dalam wawancara tersebut, Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Daerah Pilihan (Dapil) Aceh nomor urut 35 itu menanyakan tentang dakwah paling hebat kepada  Abdul Somad.

Abdul Somad menganalogikan tentang seorang ustaz dengan seorang anggota kepolisian.

Sang Ustaz diceritakan terus berseru untuk salat berjamaah, sebaliknya seorang anggota Kepolisian itu tidak pernah berseru tetapi selalu salat berjamaah dengan tetap mengenakan seragam dinasnya.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, remaja cinta dakwah. Kalau sudah bilang dakwah itu bayangannya mikrofon, ceramah, khutbah sekarang anna (saya) kasih tahu. Ada orang bilang, mari salat berjamaah, mari salat berjamaah, mari salat berjamaah, ada satu bapak polisi, nggak pernah ngomong, terutama salat berjamaah," ungkap Abdul Somad.

"Dia pake seragam, tapi paling sering salat berjamaah. Kira-kira anak muda tertarik tengok yang mana? yang paling sering ngomong apa polisi yang pake seragam tapi paling sering salat berjamaah? Yang mana kira-kira ustaz?," kata Abdul Somad bertanya kepada Ustaz Fadhil.

Tidak dapat dijawab Fadhil, Abdul Somad segera melanjutkan cerita.

Dijelaskannya, jika seseorang akan melihat sosok polisi dibandingkan ustaz yang hanya berseru salat berjamaah.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved