Karya Gusmen Heriadi Dipamerkan di Ciptadana Art 2018/2019 Mulai Hari Ini

Tahun ini Ciptadana Art Program kembali menghadirkan karya seni dari seniman Gusmen Heriadi.

Karya Gusmen Heriadi Dipamerkan di Ciptadana Art 2018/2019 Mulai Hari Ini
Dokumentasi Ciptadana Art Program
Salah satu karya Karya Gusmen Heriadi. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Tahun ini Ciptadana Art Program kembali hadir dan menampilkan karya-karya dari seniman asal Sumatera Barat yang kini menetap dan berkarya di Yogyakarta, Gusmen Heriadi.

Pameran ini dibuka untuk umum mulai Kamis (22/11/2018) hingga 14 Desember 2018 mulai pukul 09.00 sampai pukul 17.00 WIB di Ciptadana Art Space lantai 5 Gedung Ciptadana Center, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan.

Sebagian besar objek yang diangkat oleh Gusmen di dalam karya-karyanya merupakan wujud metafora dari perasaan dan perdebatan mengenai isu budaya dan tradisi dalam kehidupan modern bermasyarakat.

Sebagian besar karya yang diciptakan adalah bukti nyata dari beragam impian, tanggapan perihal kehidupan dan pandangan filosofis sang seniman.

Pemikiran filosofis dan kritis yang banyak ditampilkan dalam karya-karyanya merupakan hasil dari perkembangan kultur dan budaya disertai kebiasaan sehari-hari dan pengaruh dari luasnya pergaulan seni dan proses pembelajarannya.

"Sebagaimana kami kerap menampilkan dari tahun ke tahun, Ciptadana Art program dalam mempromosikan dialog yang menjembatani komunitas bisnis di Indonesia dan dunia seni yang dinamis," kata Kurator Seni Pameran Ciptadana Art Program, Emmo Italiander, dalam keterangan tertulis, Kamis (22/11/2018).

Emmo Italiander mengatakan, Gusmen kerap menampilkan karyanya dalam dua dekade terakhir dan Ciptadana Art Program sangat antusias menampilkan karya-karya sang seniman pada tahun ini.

Dalam karyanya saat ini, Gusmen Heriadi mengeksplorasi kebanggaan akan identitas manusia dan bagaimana kebanggaan tersebut berdampak pada lingkungan dan kehidupan makhluk lainnya melalui pendefinisian dari segi esensi dan status.

"Baik esensi maupun status menentukan berbagai hal yang terjadi di sekeliling kita. Melalui berbagai eksplorasi, saya mencoba menerjemahkan kondisi manusia yang saya amati ini ke berbagai lukisan dan karya seni yang akan dipamerkan di Ciptadana Art Program tahun ini," kata Gusmen.

Pameran ini dikuratori oleh Emmo Italiaander dan Sudjud Dartanto.

Baca: Tiga Pelukis Berkolaborasi Menggelar Pameran Lukisan Bertemakan Jam Satu

Baca: Lukisan Tom Dean Terjual Rp 20 Juta untuk Korban Gempa Donggala Palu dan Lombok

Baca: Pameran Fotografi Lukisan Negeri Memamerkan Keindahan Fesyen Indonesia di Alam Terbuka

Penulis: Aloysius Sunu D
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved