Pilpres 2019

Gaji Guru Indonesia Naik hingga Rp 20 Juta, Sandiaga Uno: Ngga Mungkin Terealisasi

CAWAPRES nomor urut 02 Sandiaga Uno mengatakan, ia akan mementingkan kesejahteraan guru yang berada di pedalaman dan perbatasan Indonesia.

Gaji Guru Indonesia Naik hingga Rp 20 Juta, Sandiaga Uno: Ngga Mungkin Terealisasi
Kompas.com/Farida Farhan
CAWAPRES nomor urut 2 Sandiaga Uno tengah beraudiensi dengan kaum buruh dan relawan di markas PPMI Karawang, Rabu (14/11/2018). 

CAWAPRES nomor urut 02 Sandiaga Uno mengatakan, ia akan mementingkan kesejahteraan guru yang berada di pedalaman dan perbatasan Indonesia.

Menurut Sandiaga, gaji guru di kota-kota besar sudah tinggi, seperti di DKI Jakarta. Jika ditambah dengan tunjangan sertifikasi angkanya bisa mencapai lebih dari Rp 20 juta.

"Di DKI untuk yang level tertentu yang sudah sertifikasi memang sudah ada di level tinggi. Tentu yang dipikirkan saat ini guru-guru di pelosok dan perbatasan," kata Sandiaga.

Baca: Banyak Kepala Daerah Pendukung Jokowi Ditangkap KPK, Begini Kata Istana

Baca: Jokowi Klarifikasi 3 Isu Miring saat Silaturahim dengan Ulama Bogor dan Depok

Meski demikian, menurut Sandiaga, kenaikan gaji guru hingga Rp 20 juta tak mungkin terealisasi untuk semua guru di Indonesia.

"Kalau dipukul rata Rp 20 juta (gaji guru) ngga akan sanggup. Tapi pemikiran kami, kualitas itu yang kami tingkatkan," kata Sandiaga.

Sebelumnya, salah seorang Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera, mengusulkan gaji guru naik hingga Rp 20 juta.

Merespons pernyataan Mardani, Sandiaga meluruskan bahwa kenaikan gaji guru tersebut bukan terkait pada nominal uang yang diberikan, melainkan bertujuan meningkatkan kesejahteraan.

"Kami ingin meningkatkan kesejahteraan guru-guru dan ingin meningkatkan status untuk yang honorer yang sudah belasan tahun bekerja," kata Sandiaga. (Christoforus Ristianto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sandiaga: Kalau Dipukul Rata Gaji Guru Rp 20 Juta, Enggak Akan Sanggup"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved