Besok Jembatan Penyeberangan Multi Guna Tanah Abang Rampung, Pedagang Belum Akan Ditempatkan

Besok jembatan penyeberangan multi guna Tanah Abang rampung, pedagang belum akan ditempatkan di JPM.

Besok Jembatan Penyeberangan Multi Guna Tanah Abang Rampung, Pedagang Belum Akan Ditempatkan
Warta Kota/Rangga Baskoro
Direktur Utama PD Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan, menyatakan pengerjaan Jembatan Penyeberangan Multi Guna (JPM) atau skybridge Tanah Abang akan rampung Jumat (24/11/2018). 

WARTA KOTA, TANAH ABANG---Direktur Utama PD Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan, menyatakan pengerjaan jembatan penyeberangan multi guna (JPM) atau skybridge Tanah Abang akan rampung Jumat (24/11/2018).

Namun demikian, jembatan penyeberangan multi guna atau skybridge belum akan difungsikan dan sebanyak 446 pedagang kaki lima (PKL) belum bisa berjualan di atas JPM.

"Tunggu dulu, (penempatan PKL) itu lain hal lagi. Masalah PKL semuanya tergantung dari Wali Kota Jakarta Pusat dan Dinas UMKM," kata Yoory saat dikonfirmasi, Kamis (23/11/2018).

Yoory mengatakan, pada prinsipnya, semua sarana dan prasarana di jembatan penyeberangan multi guna yang bisa digunakan pedagang dan pembeli sudah rampung. Termasuk empat unit smart toilet.

Direktur Utama PD Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan, menyatakan pengerjaan Jembatan Penyeberangan Multi Guna (JPM) atau skybridge Tanah Abang akan rampung Jumat (24/11/2018).
Direktur Utama PD Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan, menyatakan pengerjaan Jembatan Penyeberangan Multi Guna (JPM) atau skybridge Tanah Abang akan rampung Jumat (24/11/2018). (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Pihaknya menunggu diskusi selanjutnya dari Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Jakarta Pusat setelah pengerjaan jembatan penyeberangan  multi guna dinyatakan tuntas esok hari.

"Pokoknya dari kami besok itu siap untuk ditempati oleh pedagang, kios-kios di atas itu sudah siap ditempati pedagang. Tinggal menunggu arahan dari Wali Kota Jakarta Pusat dan UMKM. Besok saya laporkan semuanya tentang perkembangan jembatan penyeberangan multi guna ke Gubenur Anies," katanya.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, mengatakan, penempatan pedagang ke atas jembatan penyeberangan multi guna atau skybridge memerlukan sejumlah pertimbangan lantaran PT KAI selaku pengelola Stasiun Tanah Abang perlu mengatur pola arus keluar masuk penumpang agar tak menumpuk di atas JPM.

"Ini sedang dilakukan kajian mengenai alur penumpang di dalam Stasiun Tanah Abang. Sedang mengatur dan kami menunggu dari PT KAI. Kami bisa saja menaikan pedagang sekarang, tapi kalau nanti ramai dan penumpang kereta tertunda keberangkatannya kan kasihan. Perlu dipertimbangkan hal itu," ujar Irwandi.

Jembatan penyeberangan multi guna (JPM) atau skybridge Tanah Abang juga dilengkapi toilet.
Jembatan penyeberangan multi guna (JPM) atau skybridge Tanah Abang juga dilengkapi toilet. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Pihak Wali Kota Jakarta Pusat pun berusaha memahami kendala tersebut dan sedang dalam diskusi guna menentukan pola terbaik arus keluar masuk penumpang KRL. Para pedagang pun dikatakannya sabar menunggu hingga prosesnya selesai.

"PD Sarana Jaya kemarin sudah koordinasi dengan PT KAI. Mereka sedang mengatur alur penumpang masuk dan keluar, kemudian membetulkan gate supaya nanti enggak macet di dalam. Karena sekarang kereta berangkatnya on time. Kalau telat, ditinggal. Jangan sampai gara-gara padat PKL di JPM, para penumpang ketinggalan kereta," kata Irwandi.

Baca: Penyediaan Fasilitas Tambahan JPM Tanah Abang Tunggu Hasil Kajian PT KAI

Baca: Pengerjaan JPM Tanah Abang Dijadwalkan Selesai Besok

Warga melintas di bawah jembatan penyeberangan multi guna (JPM) atau skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Warga melintas di bawah jembatan penyeberangan multi guna (JPM) atau skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Warta Kota/Rangga Baskoro)
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved