Tingkat Kelulusan CPNS Rendah, KemenPAN-RB Akan Keluarkan Peraturan Baru

KemenPAN-RB akan membuat Peraturan Menteri baru akibat rendahnya tingkat kelulusan peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018.

Tingkat Kelulusan CPNS Rendah, KemenPAN-RB Akan Keluarkan Peraturan Baru
BKN
ILUSTRASI Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 

WARTA KOTA, GAMBIR---Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) akan membuat Peraturan Menteri (permenPAN) baru akibat rendahnya tingkat kelulusan peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 pada seleksi kompetensi dasar (SKD) kemarin.

Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja mengatakan masih dibawah 10 persen peserta CPNS yang lolos dari SKD.

"Secara nasional (yang lulus SKD) dibawah 10 persen, makanya kami lakukan perankingan untuk mengisi formasi yang kosong karena kemarin tak lolos SKD," kata Setiawan di Lembaga Aparatur Negara (LAN) Jakarta Pusat, Rabu (21/11/2018).

Hal tersebut memberikan peluang untuk peserta CPNS yang nilainya kurang dari passing grade namun memiliki nilai akhir yang tinggi untuk memgikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

"Ranking yang tinggi masih punya kesempatan masuk ke SKB," ucap Setiawan.

Setiawan mengatakan, banyaknya peserta yang gagal di tes karakteristik pribadi (TKP) karena soal lebih sulit dari tahun lalu untuk melahirkan aparatur sipil negara (ASN) yang berkualitas dan mampu bersaing secara nasional.

"Kami memang menginginkan ASN untuk bisa berkompetisi dan berdaya saing secara Internasional. Oleh karena itu tim penyusun soal gabungan dari 18 perguruan tinggi negeri di Indonesia menjabarkan kedalam soal yang kita harapkan yaitu kami ingin memiliki calon ASN yang berkualitas tinggi. Tentu saja lebih sulit dari tahun lalu," kata Setiawan.

Setiawan berharap dari peraturan menteri yang baru mampu mengisi seluruh jabatan yang dibutuhkan sehingga tak ada kursi kosong.

Setiawan menegaskan kebijakan baru ini tidak akan mengganggu para peserta yang telah lulus murni yakni memenuhi nilai ambang batas yang telah ditetapkan pada Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS.

"Ya terisi semua, kecuali tidak ada yang daftar. Ingat yang lolos murni ini tidak boleh bersaing dengan kebijakan baru, artinya Permen 37 masih berlaku," kata Setiawan.

Peserta yang akan mengikuti SKB hanya 1:3 yaitu satu jabatan hanya bisa diikuti maksimal tiga orang.

Jika peraturan menteri yang baru telah disetujui Presiden RI Joko Widodo, peserta CPNS bisa melihat ranking di website instansi masing-masing.

Setiawan sangat berharap dari tes ini akan lahir ASN terbaik yang dapat melayani masyarakat di berbagai instansi.

"Pertama, kembali lagi pada filosofi PNS itu melayani masyarakat, melayani antar instansi dan macem-macem. Mau tidak mau bahwa PNS yang kami harapkan benar-benar PNS yang proaktif, inovatif, dan mempunyai daya inovasi yang tinggi untuk menyambut zaman saat ini," kata Setiawan.

Baca: Isi Lengkap PermenpanRB 61/2018 Soal Cara Isi Formasi Kosong Akibat Gugur Massal di SKD CPNS 2018

Baca: Pengumuman Hasil Kelulusan SKD CPNS 2018 Masing-Masing Instansi Mundur Jauh ke Tanggal Ini

Baca: Mundur Jauhnya Tanggal Pengumuman Hasil Kelulusan SKD CPNS 2018 Terbongkar dari Email Kemenag

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved