Terungkap Ada Bercak Darah di Tembok Saat Korban Ditemukan Tewas

Pihak keluarga korban pembunuhan wanita dalam lemari, yang hadir pun dirundung duka yang mendalam, setibanya di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Terungkap Ada Bercak Darah di Tembok Saat Korban Ditemukan Tewas
Warta Kota/Joko Supriyanto
Jenazah wanita yang ditemukan tewas bersimbah darah di ruang tengah rumahnya saat tiba di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur sekitar pukul 17.10, Rabu (21/11). 

Seorang wanita korban ditemukan tewas di kediamannya di Caringin, Bogor, Jawa Barat, kini, jenazah telah di bawa ke RS Polri guna dilakukan autopsi.

Pihak keluarga korban, yang hadir pun dirundung duka yang mendalam, setibanya di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Nampak, beberapa anggota yang hadir pun menangis.

Endah (39) kakak korban, mengungkapkan bahwa adiknya yang merupakan korban pembunuhan wanita dalam lemari tersebut memang memilik kelainan yang biasa disebut down syndrome.

Saat itu, korban korban memang tengah berada di rumah, sedangkan orangtua tengah bekerja sebagai guru.

"Memang, dia di rumah sendiri, orangtua pada kerja, ibu kan ngajar, nah biasanya di rumah itu cuma ada pengasuh anak saya, cuma pengasuh anak saya lagi dirumah saya. Yang tahu itu ibu pas pulang kerja, posisi adik saya di ruang tengah posisi mengadah dan bersimbah darah," kata Endah di RS Polri Kramat Jati, Rabu (21/11/2018).

Diungkapkan Endah, padahal sebelum korban pembunuhan wanita dalam lemari ditemukan tewas, pagi itu, kondisi korban pembunuhan dalam lemari dalam baik-baik saja sebelum orangtua berangkat kerja. Namun setibanya di rumah korban sudah tergeletak di ruang tengah rumah dengan bersimbah darah dan tak bernyawa.

Bahkan, beberapa bercak darah pun terlihat di dinding rumah.

Meski begitu, dirinya belum dapat memastikan apa penyebab kematikan adiknya, hingga saat ini, pihak keluarga masih menunggu hasil autopsi.

"Yang di lihat itu ada bercak-bercak darah, dan kepalanya itu berdarah, makanya belum tahu ini penyebabnya apa. Semoga ada petunjuk dari autopsi. Tapi kalo hanya dibilang kecelakaan biasa, bisa dibilang ngak masuk akal, kalo terjatuh mungkin memar di kepala, tapi ini darahnya banyak kayak di pukul benda tumpul," ungkapnya.

Namun, dirinya menyebut bahwa tidak ada barang-barang berharga yang hilang setelah korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Hingga saat ini pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

"Barang-barang ngak ada yang hilang, ngak ada pintu-pintu yang rusak, makanya setelah kejadian itu langsung panggil polisi untuk menyelidik kasus ini," ujarnya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved