Polisi Ganti Linggis dengan Tongkat Hitam saat Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Polisi Ganti Linggis dengan Tongkat Hitam saat Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi.

Polisi Ganti Linggis dengan Tongkat Hitam saat Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi
Warta Kota/Muhamad Azzam
Ada 37 adegan rekonstruksi saat Haris Simamora melakukan pembunuhan satu kelurga Diperum Nainggolan di Jalan Bonjong Nangka II RT 02 RW 07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi. 

WARTA KOTA, BEKASI---Polisi menggunakan tongkat hitam pengganti linggis yang digunakan pelaku pembunuhan satu keluarga Daperum Nainggolan.

Tongkat hitam dipakai karena linggis yang dipakai pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi dibuang di Kalimalang dan hingga kini belum ditemukan.

Lokasi rekonstruksi pertama pembunuhan satu keluarga di Bekasi dilakukan di rumah korban di Jalan Bojong Nangka, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Rabu (21/11/2018).

"Linggis tadi saat rekonstruksi kami ganti dengan tongkat hitam karena linggis yang dibuang pelaku tidak ketemu," ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto, kepada wartawan, Rabu (21/11/2018).

Indarto mengatakan, meskipun linggis diganti dengan tongkat hitam tidak mengurangi isi rekonstruksi pembunuhan satu keluarga di Bekasi.

"Kami sudah lakukan berita acara penyelidikan (BAP) soal pencarian linggis itu yang tidak berhasil ditemukan," katanya.

Namun, kata Indarto, meskipun linggis tidak ditemukan masih bisa menggunakan hasil penyelidikan maupun barang bukti lainnya.

"Bisa dari pengakuan tersangka, keterangan saksi, dari hasil labfor soal luka yang diterima korban menunjukkan menggunakan linggis. Sama cara tersangka melakukan aksi pembunuhan dirasa cukup sesuai, semua juga dilakukan di rekonstruksi ini," jelasnya.

Indarto mengatakan, ada sebanyak 37 adegan rekonstruksi pembunuhan satu keluarga yang dilakukan di rumah korban di Jalan Bojong Nangka, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.

"Total dari 32 nomor ada 37 adegan rekonstruksi. Semua itu sesuai, termasuk soal luka versi labfor itu ada luka retak pada tengkorak kepala karena dia ditumbuk duluan pada bagian kepala, sama luka pada bagian leher yang suami cukup dalam lukanya dalam hampir lepas, itu semua sejalan dengan adegan," papar Indarto.

Baca: Detik-detik Haris Simamora Memperagakan Adegan Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi

Baca: VIDEO: Usai Rekonstruksi Pembunuhan Satu Keluarga, Haris Simamora Dihadiahi Hujatan

Baca: Polisi Ajak Jaksa Lihat Rekonstruksi Agar Berkas Kasus Pembunuhan Satu Keluarga Cepat Dilimpahkan

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved