Pemkot Depok Pesimis Pemagaran Pasar Cisalak Selesai Tepat Waktu

Pengerjaan pemagaran yang mulai masuk ke jalan di depan deretan rumah warga dan tempat usaha warga, dihentikan sementara oleh Pemkot Depok.

Pemkot Depok Pesimis Pemagaran Pasar Cisalak Selesai Tepat Waktu
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Warga pasang spanduk penolakan pemagaran dan tutup pondasi pagar dengan semen coran sebagai bentuk penolakan pemagaran. 

Depok, Warta Kota -- Menguatnya penolakan warga sekitar atas pengerjaan proyek pemagaran tembok di area Pasar Cisalak, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam hal ini Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Depok pesimis target penyelesaian pengerjaan akan selesai sesuai batas waktu yang ditetapkan yakni akhir Desember 2018 ini.

Apalagi sudah dalam beberapa hari terakhir ini, pengerjaan pemagaran yang mulai masuk ke jalan di depan deretan rumah warga dan tempat usaha warga, dihentikan sementara oleh Pemkot Depok.

Bahkan lubang pondasi pagar tembok yang dibuat pekerja, sudah ditutup kembali oleh warga dengan cor-an semen sebagai bentuk penolakan.

"Jadi memang bisa tidak selesai pengerjaannya sesuai batas waktu yang ada," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok, Kania Parwati, kepada Warta Kota, Rabu (21/11/2018).

Ia tak membantah jika dikatakan bahwa pihaknya pesimis penyelesaian pengerjaan proyek tersebut akan rampung sesuai batas waktu yang ditetapkan.

Apalagi warga sekitar terus menerus melakukan penolakan dan pengusiran terhadap para pekerja yang hendak melakukan pemagaran di jalan di depan rumah dan tempat usaha warga.

Warga pasang spanduk penolakan pemagaran dan tutup pondasi pagar dengan semen coran sebagai bentuk penolakan pemagaran.
Warga pasang spanduk penolakan pemagaran dan tutup pondasi pagar dengan semen coran sebagai bentuk penolakan pemagaran. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Karenanya terhenti atau kita hentikan pemagarannya saat inj. Untuk kelanjutannya masih dalam pembahasan," kata Kania.

Selanjutnya kata dia, pihaknya akan kembali mengadakan pertemuan dengan warga sekitar, untuk melihat apakah pengerjaan pemagaran bisa dilanjutkan atau tidak.

"Direncanakan akan diidentifikasi masalahnya untuk dilakukan pemecahan dan solusinya," kata Kania.

Warga pasang spanduk penolakan pemagaran dan tutup pondasi pagar dengan semen coran sebagai bentuk penolakan pemagaran.
Warga pasang spanduk penolakan pemagaran dan tutup pondasi pagar dengan semen coran sebagai bentuk penolakan pemagaran. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Kania mengakui masih adanya penolakan warga dan pemilik toko di area Pasar Cisalak atas pemagaran area pasar.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved