Tiga Pilar Siaga untuk Antisipasi Potensi Banjir di Jakarta Pusat

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu menjelaskan, bencana banjir dapat diminimalkan dengan mitigasi bencana yang tepat.

Tiga Pilar Siaga untuk Antisipasi Potensi Banjir di Jakarta Pusat
Warta Kota/Rangga Baskoro
Mereka berharap agar banjir di Jakarta Pusat tak terlalu parah, sehingga kegiatan masyarakat bisa berjalan normal serta tak ada kerugian. 

Polres Metro Jakarta Pusat, Kodim Jakarta Pusat dan Pemkot menggelar apel gelar pasukan persiapan penanganan banjir di ibu kota. Apel ini diadakan di Lapangan Silang Monas, Senin (19/11/2018).

Tampak hadir sejumlah Kapolsek, Danramil dan Camat di wilayah Jakarta Pusat.

Mereka ikut menyaksikan kesiapan peralatan antisipasi dan pertolongan korban banjir seperti kapal karet dan mobil Pemadam Kebakaran.

Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Megantara mengatakan, apel ini untuk mengantisipasi dampak dari bencana banjir yang mungkin akan terjadi.

"Kami membangun sinergitas serta konsolidasi satuan pelaksana penanggulangan bencana di kotamadya jakarta pusat. Sehingga dengan kegiatan Ini diharapkan satuan pelaksana penanggulangan bencana banjir mempunyai langkah tindak lanjut yang sama dan selalu terkoordinir dengan baik Dalam pelaksanaan tugas-tugas di lapangan," kata Bayu di lokasi.

Mereka berharap agar banjir di Jakarta Pusat tak terlalu parah, sehingga kegiatan masyarakat bisa berjalan normal serta tak ada kerugian.
Mereka berharap agar banjir di Jakarta Pusat tak terlalu parah, sehingga kegiatan masyarakat bisa berjalan normal serta tak ada kerugian. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu menjelaskan, bencana banjir dapat diminimalisir dengan mitigasi bencana yang tepat.

"Oleh Karena Itu, hendaknya satuan pelaksana penanggulangan bencana dapat memberikan berbagai informasi kepada warga, khususnya masyarakat yang berada di kawasan rawan banjir. Sehingga dengan demikian masyarakat akan memahami apa-apa yang harus dilakukan apabila sewaktu-waktu jika terjadi banjir," terang dia.

Beberapa daerah yang menjadi rawan banjir di Jakarta Pusat adalah kawasan Petamburan, Rawasari, Cempaka Putih hingga Menteng.

"Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kami berharap, agar banjir di Jakarta Pusat tak terlalu parah, sehingga kegiatan masyarakat bisa berjalan normal serta tak ada kerugian materi maupun jiwa. Kami harap genangan bisa cepat surut," ucap Roma.

Dandim Jakarta Pusat Letkol Inf Wahyu Yudhayana menambahkan, jajarannya siap mengantisipasi dan melayani warga selama banjir di wilayah ibu kota.

"Apabila terdapat tanda-tanda ataupun tingkat Intensitas Hujan yang tinggi saya harapkan untuk segera melapor ke Posko untuk mendapat tindak lanjut sebagaimana mestinya," kata wahyu

Mereka berharap agar banjir di Jakarta Pusat tak terlalu parah, sehingga kegiatan masyarakat bisa berjalan normal serta tak ada kerugian.
Mereka berharap agar banjir di Jakarta Pusat tak terlalu parah, sehingga kegiatan masyarakat bisa berjalan normal serta tak ada kerugian. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Wahyu meminta seluruh perangkat dinas di Jakarta Pusat untuk berperan aktif meminimalisir dampak bencana yang mungkin terjadi. Termasuk menyiapkan logistik bagi korban banjir.

"Juga dengan meningkatkan gotong royong membersihkan saluran air, selokan serta membersihkan lingkungan sekitar kita," ucapnya.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved