Sepeda Motor yang Dibawa dari Kampung Lenyap Digasak Maling

Sebelum kejadian hilang ini, lihat ada orang mondar-mandir, tapi dia menyatakan, tidak bisa pastikan itu pelakunya.

Sepeda Motor yang Dibawa dari Kampung Lenyap Digasak Maling
Warta Kota
Ilustrasi. Maling motor yang beraksi secepat kilat. 

Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali beraksi di kawasan Jakarta Timur, kini yang menjadi sasaranya kendaraan roda dua milik seorang pekerja bangunan di Jalan Kampung Tengah, Kramat Jati.

Kendaraan roda dua merek Smash raib setelah digondol para pelaku pencurian yang terjadi pada Senin (19/11) dini hari tadi.

Kendaraan tersebut hilang setelah salah satu pekerja bangunan melihat kendaraan roda dua tersebut tidak berada di lokasi.

Achmad (33) salah satu pekerja mengungkapkan bahwa kendaraan tersebut hilang dini hari tadi, setelah dirinya bangun dari tempat ia bekerja. Sementara 3 motor yang terpakir, satu diantaranya hilang.

"Kalo kejadian jam berapa saya kurang tahu. Soalnya pas saya bangun sekitar jam 06.30 itu saya liat motor kok ngak ada, langsung saya bangunin temen-temen kerja yang masih pada tidur," kata Achmad, Senin (19/11/2018).

Diungkapkan Achmad, selain kendaraan roda dua yang diketahui milik rekannya yang kini telah pulang kampung untuk urusan keluarga tersebut, juga hilang sebuah handphone dan beberapa surat kendaraan.

Dirinya heran terhadap pelaku, pasalnya handphone yang berada di tempat para pekerja tidur ikut hilang, padahal saat itu dirinya tidak mendengar adanya orang yang masuk ke dalam bedeng para pekerja.

"Anak-anak pada tidur, ngak ada yang tahu. Tahu itu ya pas bangun, kok ada yang ganjil, soalnya isi tas itu berantaskan di luar, didalemnya ada surat motor, terus hp temen saya juga di ambil," ucapnya.

Menurut, Achmad, kendaraan tersebut milik rekannya yang kini pulang kampung, padahal motor tersebut baru dua minggu di bawa ke kampung untuk di pakai disini. Tidak adanya CCTV membuat dirinya tak mengetahui kapan motor milik rekannya diambil pencuri.

"Itu motor niatnya di bawa kesini buat dipakai sama anak-anak, kita kan emang udah lama kerja berang kalo proyek-proyek bangunan seperti ini. Makanya saya juga lupa itu plat nomornya berapa yang tahu ya temen saya itu," katanya.

Asrul (35), salah seorang pekerja mengungkapkan bahwa sebelum kendaraan tersebut hilang, malam sebelumnya, dia melihat ada satu orang pria yang mondar-mandir bahwa beberapa kali ada orang yang mengatasnamakan warga sekitar meminta uang keamanan.

"Sebelum kejadian hilang ini, lihat ada orang mondar-mandir, tapi saya juga ngak bisa pastikan itu pelakunya, dan dua hari sebelumnya juga ada yang minta uang keamanan, cuma pas nanya warga sekitar ngak ada warga yang seperti itu," ujarnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya berencana untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kramat Jati, dirinya berharap pihak kepolisian meningkatkan patroli malam, terlebih dirinya sebagai pendatang untuk bekerja, merasa khawatir atas kejadian ini.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved