Puluhan Karya Lukis Pelajar SMPK Tirtamarta BPK Penabur Mejeng di Museum Basoeki Abdullah

Museum Basoeki Abdullah menampilkan karya lukis siswa sekolah. SMPK Tirtamarta BPK Penabur.

Puluhan Karya Lukis Pelajar SMPK Tirtamarta BPK Penabur Mejeng di Museum Basoeki Abdullah
Warta Kota/Feryanto Hadi
Museum Basoeki Abdullah menampilkan karya lukis siswa sekolah. SMPK Tirtamarta BPK Penabur mendapat kesempatan untuk menggelar 25 lukisan karya siswa kelas 7, 8, dan 9 berjudul Nspirade mulai Senin hingga Sabtu (19-24/11/2018). 

WARTA KOTA, CILANDAK---Museum Basoeki Abdullah menampilkan karya lukis siswa sekolah. SMPK Tirtamarta BPK Penabur mendapat kesempatan untuk menggelar 25 lukisan karya siswa kelas 7, 8, dan 9 berjudul Nspirade mulai Senin hingga Sabtu (19-24/11/2018).

Kepala Museum Basoeki Abdullah, Maeva Salmah, mengatakan, pameran melibatkan pelajar tersebut merupakan kegiatan yang mewujudkan langkah Kementerian Kebudayaan dalam rangka meningkatkan memajukan kebudayaan.

"Dengan adanya Undang-Undang Kebudayaan No 5 tahun 2017 untuk memajukan kebudayaan, kami, Museum Basoeki Abdullah berperan untuk memfasilitasi berbagai komunitas, kali ini kami fasilitasi satuan pendidikan khususnya siswa-siswa yang intens terhadap seni lukis," kata Maeva, Senin (19/11/2018).

Maeva berharap adanya pameran seperti ini akan tumbuh berkesenian, bahkan penguatan karakter. Bukan hanya pada komunitas seniman atau universitas-universitas tetapi juga merambah ke satuan pendidikan.

"Hari ini SMPK Tirtamarta BPK Penabur mengambil peran itu untuk berpameran di sini. Ini juga dalam rangka penguatan karakter peserta didik, anak-anak jadi mandiri, mempunyai hasil karya. Apa ini idenya? Dari sini, ke sini, (sambil menunjukkan jarinya ke dada dan kepala) lalu ekspresi," kata Maeva.

"Nah untuk kehalusan budi, saat ini anak-anak sudah tergerus dengan gadget (gawai), konsen di gadget saja, tapi melalui pameran ini bisa melihat betapa bagusnya karya anak-anak siswa ini," katanya.

Sofi Juliani, Kepala sekolah SMPK Tirtamarta BPK Penabur, mengatakan, kegiatan ini merupakan kesempatan yang sangat baik, karena siswanya dapat melakukan pemeran di Museum Basoeki Abdullah.

"Ini kesempatan yang luar biasa anak-anak bisa berpameran di Museum Basoeki Abdullah. Basoeki adalah maestro Indonesia yang terkenal di dunia, dan anak-anak semangatnya luar biasa, walaupun dengan waktu yang terbatas dalam dua minggu, namun mereka bisa menyiapkan, semoga ini menjadi inspirasi seluruh siswa dari sekolah lain," katanya.

"Ada 25 buah lukisan yang ditampilkan hasil karya siswa, mereka terinspirasi dari lukisan Basoeki Abdullah, ada flora, fauna dan ada yang abstrak, serta naturalis," katanya.

Ramli, Kepala Seksi Dikdas dan PKLK Sudin Pendidikan wilayah 1 Jakarta Selatan, mengatakan, pameran tersebut menjadi sebuah kolaborasi yang sangat bagus, mengangkat Kepres no 87 Tahun 2016 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, ini bukti nyata dari SMPK Tirtamarta BPK Penabur dengan mengangkat tema Nspirade.

"Sehingga didalam Permendikbud tentang pendidikan penguatan karakter inilah realisasinya, dari hasil karya ini, sehingga bisa kami nikmati dan rasakan, dan kompetensi siswa dibidang karakter ini betul-betul nyata."

"Saya berharap agar kegiatan ini tidak hanya tahun ini saja tapi dikembangkan lagi dengan spare waktu lebih luas, sehingga kami dari suku dinas bisa memberikan rekomendasi kepada sekolah-sekolah lain agar tertular," katanya.

Baca: Tiga Pelukis Berkolaborasi Menggelar Pameran Lukisan Bertemakan Jam Satu

Baca: Kumpulkan Dana Kampanye, Tim Relawan di Tangsel Lelang Lukisan Jokowi, Harga Pembuka Rp 30 Juta

Baca: Lukisan Tom Dean Terjual Rp 20 Juta untuk Korban Gempa Donggala Palu dan Lombok

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved