DP 0 Rupiah

Pemilik Rumah DP 0 Rupiah Ngga Bisa Jual Unitnya ke Sembarang Orang

PEMILIK rumah DP 0 Rupiah nantinya tak boleh menjual ke sembarang orang, tanpa persetujuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Pemilik Rumah DP 0 Rupiah Ngga Bisa Jual Unitnya ke Sembarang Orang
Kompas.com/Ryana Aryadita Umasugi
MAKET Rusunami DP 0 rupiah Klapa Village di Jakarta Timur. 

PEMILIK rumah DP 0 Rupiah nantinya tak boleh menjual ke sembarang orang, tanpa persetujuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Hal ini dilakukan agar tidak marak praktik jual-beli rumah DP 0 Rupiah.

Hal ini dikatakan langsung oleh Meli Budiastuti sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta, Minggu (18/11/2018) kepada wartawan.

Menurutnya, bila didapat penghuni unit rumah DP 0 Rupiah menjual sembarang orang, akan diberi sanksi.

"Tak hanya untuk membeli rumah, menjualnya pun, masyarakat diwajibkan harus melaporkan ke Pemprov DKI. Masyarakat yang menjual ke orang lain akan dikenakan sanksi. Maka, wajib melapor ke Pemprov DKI bila penghuni rumah DP 0 Rupiah mau menjualnya kembali," terang Meli.

Mengenai harga jual, kata Meli, ditentukan dari apparaisal (penilaian). Artinya pembeli pun tak bisa sepenuhnya menentukan taksiran harga unit berdasarkan kemauan sendiri.

"Jadi, nilai harga ditentukan dari nilai jual objek bangunan (NJOB), dan dinilai jual objek tanah (NJOT) saat dijual. Yah keuntungannya, jikalau objek itu naik maka naik juga harganya. Pasca-dijual pemilik unit, pihak dari Pemprov DKI pun akan menjual ke masyarakat yang tidak punya rumah," paparnya.

Diketahui rumah DP 0 Rupiah tengah dibangun pihak Pemprov DKI Jakarta di kawasan Kelapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Wilayah itu nanti akan dibangun sebanyak 780 unit dan terdiri dari dua tipe. Antara lain, 420 unit untuk tipe 21 dengan satu kamar, serta 360 unit tipe 36 dengan dua kamar.

"Untuk satu harga jual unit tipe 21 itu dijual Rp 184.800.000 - Rp 213.400.000. Sementara tipe 36, harga pun dimulai dari Rp 304.920.000 - Rp 310.000.000," jelasnya.

Terkait adanya aturan pemilik unit rumah DP 0 Rupiah tak dapat menjual kesembarang orang, kata Meli, berkaca dari program di pemerintah pusat, yakni program 1.000 tower.

Menurutnya, program 1.000 tower membuat di pihak Pemprov DKI Jakarta, tidak bisa lakukan pengawasan. Sehingga diklaim banyak pemilik dengan bebas menyewa-menjual unitnya.

Halaman
12
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved