Hong Kong Open 2018

Kevin/Marcus Siap Lelah Hadapi Ganda Jepang di Final

Dua pertemuan terakhir, Kevin/Marcus belum terkalahkan tetapi Kamura/Sonoda bukan lawan mudah juga.

Kevin/Marcus Siap Lelah Hadapi Ganda Jepang di Final
PBSI
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus fernaldi Gideon di semifinal Hong Kong Open 2018 

GANDA terbaik Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon akan menghadapi pasangan Jepang yang juga unggulan 4, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Sampai saat ini, catatan rekor pertemuan keduanya untuk sementara 6-4 untuk keunggulan Kevin/Marcus.

Dua pertemuan terakhir, Kevin/Marcus belum terkalahkan tetapi Kamura/Sonoda bukan lawan mudah juga.

"Kami harus konsentrasi dari awal permainan, karena lawan juga kuat, mereka pertahanannya rapat. Kami harus siap capek kalau melawan mereka," tutur Kevin dikutip dari laman resmi PBSI.

 Kevin/Marcus menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang lolos ke final setelah mengalahkan seniornya Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di babak semifinal dengan skor 21-14, 18-21, 21-9.

Kevin/Marcus memegang kendali permainan di game pertama, sebaliknya Hendra/Ahsan masih belum 'panas' dan banyak melakukan kesalahan sendiri.

Baca: Kevin/Marcus Kembali Kalahkan Hendra/Ahsan

Di game kedua, Hendra/Ahsan mengunci permainan Kevin/Marcus dan terus membuat pasangan rangking satu dunia tersebut kesulitan.

Namun Kevin/Marcus kembali membalikkan keadaan di game ketiga.

Hendra/Ahsan justru tampil menurun dan tidak dapat meredam serangan-serangan Kevin/Marcus.

"Hari ini kami main cukup baik di game pertama, di game kedua kami terlalu buru-buru ingin mematikan lawan dan mereka bisa melakukan block dengan baik, jadi kami harus ganti strategi lagi di game ketiga. Mereka lebih siap dan mempercepat tempo permainan di game kedua. Waktu kami adu drive sudah ditunggu sama mereka," kata Kevin.

Sementara itu, Ahsan mengaku mereka kurang bisa menahan gempuran serangan pasangan terbaik dunia tersebut di game ketiga setelah merebut game kedua.

"Sebetulnya kondisi kami sedang bagus, tapi kami tertekan dengan pola main mereka dan kami tidak bisa melewati itu. Kalau di game kedua kan kami bisa menyerang balik," papar Ahsan.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved