KPK Wajib Periksa Anggota Komisi XI DPR untuk Ungkap Kasus Percaloan Anggaran

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap keempatnya pada Jumat (4/5) malam di Jakarta dan Bekasi.

KPK Wajib Periksa Anggota Komisi XI DPR untuk Ungkap Kasus Percaloan Anggaran
Warta Kota/Rangga Baskoro
Usut calo anggaran. 

Penangkapan anggota Komisi XI DPR RI Amin Santono oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membuka tabir percaloan anggaran perimbangan keuangan daerah.

Politisi Partai Demokrat itu pernah mengusulkan tambahan anggaran untuk Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Lampung Tengah, Kota Tual, dan terakhir, Kabupaten Sumedang.

Komite Aktivis Muda Indonesia (KAMI) mendesak agar kasus dugaan percaloan anggaran perimbangan untuk daerah lainnya bisa diusut hingga tuntas. Yakni menyeret pihak-pihak di Komisi XI DPR dan Kemenkeu yang terlibat perkara ini.

"KAMI meminta dengan hormat kepada Ketua KPK Agus Rahardjo untuk mengusut tuntas dugaan kasus suap usulan dana perimbangan daerah sampai tuntas. Panggil dan periksa kembali anggota komisi XI DPR RI, Sukiman," ungkap Koordinator Aksi KAMI Ahmad saat jumpa pers hari ini.

Lebih lanjut, Ahmad berharap kepada lembaga antirasuah agar tidak masuk angin untuk mendalami kasus tersebut, terlebih KPK sudah menetapkan tersangka anggota Komisi XI DPR Amin Santono.

"Kami akan terus mendorong agar KPK maju tak gentar untuk mengembangkan kasus tersebut. Beragam bukti sudah ditemukan saat OTT, kami yakin KPK bisa membongkarnya," tambah Ahmad.

Sebelumnya, KPK memulai penyidikan dengan menggeledah tiga tempat: rumah dinas anggota Komisi XI Fraksi PAN Sukiman, apartemen Suherlan (tenaga ahli Sukiman) dan rumah Puji Suhartono (Wakil Bendahara Umum DPP PPP Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur).

Maka itu, tambah dia, pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar aksi unjuk rasa dan doa bersama memberikan dukungan kepada KPK agar tidak ciut nyalinya untuk memeriksa kembali politisi PAN dari Dapil Kalbar tersebut.

"Bagaimana jadinya jika wakil rakyat yang malah mengajarkan rakyatnya untuk jadi calo. Kami tak ingin kasus korupsi ini semakin menjamur disemua lini. Usut, ungkap dan tangkap jika bukti-bukti sudah terpenuhi," tuturnya.

Hal senada juga dilontarkan Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi yang mendukung agar KPK membongkar borok anggota dewan tersebut. Kata Uchok, KPK harus bisa menunjukkan ketegasannya dan kewibawaannya kepada DPR seperti halnya memperlakukan Kepala Daerah.

Halaman
123
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved