Reaktor Daya Eksperimental BATAN Masuki Tahapan Detail Desain

Setelah empat tahun bergulir, program pembangunan Reaktor Daya Eksperimental yang digagas BATAN akhirnya memasuki tahapan detail desain.

Reaktor Daya Eksperimental BATAN Masuki Tahapan Detail Desain
Zaki Ari Setiawan
Press confrence Reaktor Daya Eksperimental oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) di kawasan nuklir puspiptek, Setu, Tangerang Selatan, Jumat (15/11/2018). 

SETELAH empat tahun bergulir, program pembangunan Reaktor Daya Eksperimental (RDE) yang digagas oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) akhirnya memasuki tahapan detail desain yang sudah mengantongi izin dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

"Status tersebut merupakan capaian tahapan terdepan untuk desain reaktor generasi IV dibandingkan dengan capaian negara lain di kawasan regional pada jenis reaktor yang sama," kata Kepala BATAN, Djarot Sulistio Wisnubroto di Kawasan Nuklir Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan, Jumat (16/11/2018).

Djarot menambahkan, BATAN melalui Pusat Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir (PTKRN) telah melakukan kajian keselamatan dan teknologi reaktor.

Dilanjutkan Djarot, reaktor generasi IV dipilih menjadi tipe RDE dengan alasan mempunyai teknologi keselamatan yang tinggi dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

"RDE merupakan reaktor daya yang berkapasitas 10MWt atau setara dengan 3 Mwe, selain menghasilkan listrik juga akan difungsikan untuk proses desalinasi atau mengubah air laut menjadi air tawar, produksi hidrogen, dan proses pencairan batubara," ucapnya.

Menurutnya, secara formal, tahap persetujuan ini sudah diajukan sejak 27 Juli 2018 dengan mengirimkan sebagian dokumen yang dipersyaratkan yakni dokumen detail desain dan dokumen laporan analisis keselamatan.

"Diharapkan mendapat persetujuan desain di tahun 2020 dan di tahun 2021 diharapkan izin konstruksi sudah didapat," lanjutnya.

Dalam pengerjaannya, BATAN menggandeng berbagai lembaga yaitu Kemenristekdikti, BPPT, ITB, IPB, Universitas Indonesia, dan Universitas Pertamina.

Selain memperkenalkan detail desain RDE, Kepala PTKRN, Geni Rina Sunaryo juga mengatakan ada lima produk lainnya yang terkait dengan pengoperasian reaktor nuklir.

Produk tersebut adalah Smart Management Asset Database Reaktor Serba Guna, Simulator RDE, Online monitoring proses produksi radioisotop, Alat pemantau kesehatan rotary machine, Sistem informasi pengelolaan publikasi, dan Dokumen detail desain RDE.

"Semua terkait dengan bagaimana mengoperasikan reaktor nuklir yang aman baik reaktor riset, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir atau PLTN komersial maupun RDE kedepan,” kata Geni.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved