Olahraga Lari Masih Jadi Favorit di Tahun Depan

Pendaftaran baru dibuka 12 November 2018 siang dan sudah terjual lebih dari 50 persen dari kuota yang disediakan yaitu 6.000.

Olahraga Lari Masih Jadi Favorit di Tahun Depan
Warta Kota
Tahun depan, demam lari masih berlangsung. Sampai saat ini, belum ada tanda-tanda kegiatan itu ditinggalkan. 

Ajang lomba lari yang diadakan hampir tiap minggu selalu menarik para pelari untuk ikut serta.

Lalu, apakah tahun depan, olahraga yang dianggap mudah ini masih mendapat hati di kalangan pecinta olahraga?

Coach Andri yakin, tahun depan, demam lari masih berlangsung.

Sampai saat ini belum ada tanda-tanda ditinggalkan.

"Di Indonesia, lari masih tumbuh dengan jumlah peserta yang semakin banyak. Di Amerika Serikat sejak 2014 sampai sekarang ada 1.100 marathon tang diadakan tiap tahun. Tiap state (negara bagian) menyelenggarakan marathon. Bahkan marathon malam hari juga diadakan dan selalu ramai," kata Andri membandingkan kondisi di Indonesia dan Amerika Serikat mengenai ajang lari saat konferensi pers BFI Run di Plaza Senayan, Rabu (14/11/2018).

Di Indonesia, hampir sama juga dengan Amerika Serikat. Kini ajang marathon sudah mulai dilakukan.

"Dulu kalau mau lari marathon harus ke luar negeri, bahkan 10K saja juga harus ke luar negeri. Sekarang 10K sudah banyak," katanya. Ia berharap 34 propinsi di Indonesia memiliki ajang marathon. Dan sampai saat ini, ajang lari masih diminati. Bahkan walaupun berlangsung masih lama, para pelari tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan.

Salah satunya BFI Run 2019 yang diselenggarakan PT BFI Finance Indonesia Tbk.

Ajang yang baru akan digelar pada Minggu 7 April 2019, salah satu nomor pertandingan 21,1K (half marathon) sudah ludes diserbu.

Padahal pendaftaran baru dibuka 12 November 2018 siang dan sudah terjual lebih dari 50 persen dari kuota yang disediakan yaitu 6.000 peserta.

Halaman
12
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved