Perda Becak Selalu Ditolak DPRD DKI, Sebaja: Fraksi PDIP Paling Ngotot Menolak

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah berupaya rancang Perda Becak untuk kesejahteraan para penarik becak di DKI Jakarta.

Perda Becak Selalu Ditolak DPRD DKI, Sebaja: Fraksi PDIP Paling Ngotot Menolak
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Sejumlah pengayuh becak menggunakan rompi menunggu penumpang di Kawasan Pasar Rajawali, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (8/10/2018). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Panji Baskhara Ramadhan

Warta Kota, Palmerah - Koordinator Serikat Becak Jakarta (sebaja) Rasdullah, menuturkan banyak anggota DPRD DKI Jakarta dari fraksi Partai PDIP yang paling ngotot menolak soal rancangan Peraturan Daerah (Perda) becak.

"Perkembangan rancangan Perda becak ini ke para anggota DPRD Jakarta itu, ada beberapa fraksi yang menolak apabila becak seharusnya sudah tak ada lagi di Jakarta. Paling ngotot itu Partai PDI-P tuh yang paling gak senang sama becak. Katanya partainya partai wong cilik tapi Banteng itu enggak wong cilik," ujar Rasdullah, Kamis (15/11/2018).

Hal ini yang membuat seluruh penarik becak di DKI Jakarta akan berangkat ke Bogor pada 29 November 2018, untuk menyusun rencana dan mendemo gedung DPRD DKI Jakarta.

"Jadi, nanti para penarik becak se-DKI dengan dan Rakyat Miskin Kota bersatu untuk lakukan aksi ke DPRD. Jadi sepulang dari sana (Bogor) balik ke Jakartanya langsung demo," jelasnya.

Menurut Rasdullah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah berupaya rancang Perda Becak untuk kesejahteraan para penarik becak di DKI Jakarta.

"Kami sempat bertemu pihak Dishub DKI, serta bahas terkait ketersediaan shelter becak, atau terminal becak. Cuman, di dalam pembahasan itu muncul anggota dari Pemda DKI bilang, jika saat ini berupaya buat rancangan Perda Becak yang tadinya becak dilarang beroperasi di DKI Jakarta, kini dijadikan Pak Gubernur becak jadi angkutan lingkungan tetap di Jakarta," ujarnya kembali.

Karena Perda Becak hingga kini masih ditolak oleh pihak DPRD DKI Jakarta, pihak Pemprov DKI melalui Dishub DKI masih ragu mendirikan shelter atau terminal becak di Jakarta.

"Karena mereka masih menolak itu jadi Dishub enggak berani membuat pangkalan-pangkalan becak di Jakarta, akibat dari Perda Becak yang belum berubah," ungkapnya.

Masuk di momen pesta demokrasi, Rasdullah mengatakan apabila seluruh penarik becak se-DKI Jakarta, sepakat untuk tidak memilih para calon pejabat dalam pemilihan umum (pemilu) yang tak mendukung keberadaan becak.

"Dalam demo nanti kami juga akan bicarakan terkait partai politik atau pejabat yang kembali menyalonkan tidak akan dipilih seluruh penarik becak. Sebab, tak senang akan keberadaannya becak," ucapnya. (BAS)

Penulis: Panjibaskhara
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved