Pengayuh Becak Akan Geruduk Gedung DPRD, Gembong Warso: Enggak Ada Masalah

Dengan senang hati Gembong akan berdiskusi dan berjuang untuk menaikan harkat dan martabat para pengayuh becak

Pengayuh Becak Akan Geruduk Gedung DPRD, Gembong Warso: Enggak Ada Masalah
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono di Gedung DPRD. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Anggie Lianda Putri

WARTA KOTA, GAMBIR - Koordinator Serikat Becak Jakarta (Sebaja) Rasdullah mengatakan dalam waktu dekat akan mengajak seluruh pengayuh becak dan Rakyat Miskin Kota demo di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Sebab menurutnya banyak anggota DPRD DKI khususnya dari fraksi Partai PDIP yang paling ngotot menolak perancangan Peraturan Daerah (Perda) terkait pengoprasian becak di Jakarta.

Baca: Perda Becak Selalu Ditolak DPRD DKI, Sebaja: Fraksi PDIP Paling Ngotot Menolak

Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD DKI Gembong Warsono menanggapi hal tersebut dengan santai. Bahkan ia berjanji akan memberikan solusi yang terbaik untuk para pengayuh Becak.

"Enggak ada masalah. Nanti kita diskusi. Kita justru akan memberikan solusi pada mereka agar kehidupannya lebih baik," ujar Gembong saat dihubungi, Kamis (15/11/2018).

Dengan senang hati Gembong akan berdiskusi dan berjuang untuk menaikan harkat dan martabat para pengayuh becak, sebab ia menilai di zaman modern seperti ini pekerjaan tersebut tak manusiawi.

"Wong kita mau naikin harkat dan martabat mereka kok, caranya alih profesi. Misalkan yang masih muda diberikan latihan menyetir, diberikan SIM terus kita salurkan jadi sopir di Kelurahan untuk mendukung kinerja PPSU," katanya.

Tak tanggung-tanggung para pengayuh becak diharapkan mendapat Upah Minimum Provinsi (UMP) serta Jaminan Kesehatan.

"Setiap Kelurahan kan ada kendaraan oprasional, nanti kita coba dorong kesana. Mereka bisa dapat penghasilan UMP dan jaminan kesehatan gitu. Jangan malah kita pertahankan jadi pengayuh Becak," kata Gembong.

Sementara untuk pengayuh Becak yang berusia lanjut, Gembong mengusulkan agar mendapat bantuan modal untuk membuka usaha.

"Nah kalau pengayuh becak yang sudah sepuh (tua) cobalah kita beri bantuan modal untuk usaha, kan bisa buat buka warung klontong," papar Gembong. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved