Mutiara dan Liontin Ratu Marie Antoinette yang Tewas Dipenggal Laku Rp 531 Miliar

KALUNG mutiara dan liontin yang dimiliki Ratu Perancis terakhir, Marie Antoinette, terjual 36 juta dollar AS atau sekitar Rp 531 miliar.

Mutiara dan Liontin Ratu Marie Antoinette yang Tewas Dipenggal Laku Rp 531 Miliar
AFP/Daniel Leal-Olivas via Kompas.com
SEORANG model mengenakan kalung mutiara milik Ratu Perancis Marie Antoinette, yang dieksekusi mati dalam Revolusi Perancis. Foto ini diambil pada 19 Oktober 2018. 

KALUNG mutiara dan liontin yang dimiliki Ratu Perancis terakhir, Marie Antoinette, terjual 36 juta dollar AS atau sekitar Rp 531 miliar dalam sebuah lelang pada Rabu (14/11/2018).

Seperti diketahui, Ratu Marie Antoinett tewas dipenggal selama Revolusi Perancis.

Balai lelang Sotheby di Geneva, Swiss, awalnya memperkirakan penjualan tersebut hanya sekitar 2 juta dollar AS atau Rp 29,5 miliar.

Diwartakan AFP, 10 koleksi perhiasan sang ratu yang dilelang belum pernah ditampilkan ke publik selama dua abad.

Liontin Berlian Oval

MARIE Antoinette
MARIE Antoinette (Wikimedia Commons/mentalfloss.com)

Seluruh koleksi itu dijual dengan total hampir 43 juta dollar AS atau Rp 634,4 miliar. Di antara perhiasan tersebut, yang paling menonjol adalah liontin berlian oval dan mutiara berbentuk tetesan air.

Keduanya dibeli oleh seorang pembeli anonim. Balai lelang Sotheby menyebut, penjualan liontin itu menjadi harga rekor baru dalam lelang perhiasan mutiara.

"Liontin Marie Antoinette tidak tergantikan dan harganya yang jauh lebih tinggi daripada batu permata itu sendiri," kata Eddie LeVian, kepala eksekutif perhiasan Le Vian.

"Ini merupakan bukti terakhir, orang-orang dengan kekayaan bersih yang sangat tinggi di dunia menyukai perhiasan permata dan mutiara langka yang mewah dan alami sebagai investasi," imbuhnya.

Dia berpendapat, banyak orang kaya yang mengincar barang-barang dari kerajaan.

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved