Pencurian

Maling Motor Tewas di Ruang Penyidik Mapolresta Depok

Tewasnya ayah dua anak itu membuat keluarga tak terima karena diduga kuat Ulis tewas di tangan penyidik kepolisian.

Maling Motor Tewas di Ruang Penyidik Mapolresta Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Rumah tersangka pelaku pencurian sepeda motor, Yulius Lucas Tahapary alis Ulis (35) di Sukmajaya. Ulis tewas mengenaskan dengan luka lebam di sekujur tubuh saat menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Mapolresta Depok, Rabu (14/11/2018). 

Depok, Warta Kota -- Tersangka pelaku pencurian sepeda motor yakni Yulius Lucas Tahapary alis Ulis (35) tewas mengenaskan dengan luka lebam di sekujur tubuh saat menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Mapolresta Depok, Rabu (14/11/2018) sore.

Jenasah Ulis kemudian dibawa ke RS Polri Kramatjati sebelum akhirnya diambil keluarga, Kamis (15/11/2018).

Tewasnya ayah dua anak itu membuat keluarga tak terima karena diduga kuat Ulis tewas di tangan penyidik kepolisian.

Hal itu diungkapkan Reni Agustina (28) istri Ulis saat ditemui di rumahnya di Jalan Swadaya III, RT 5, RW 21, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya , Depok, Kamis (15/11/2018).

Reni mengatakan suaminya dibekuk polisi Senin (12/11/2018) karena teridentifikasi sebagai pelaku pencurian motor yang terekam kamera CCTV di Jalan Tole Iskandar, Depok.

Pada Rabu sore katanya ia dihubungi polisi dan disebutkan bahwa suaminya meninggal dunia dan jenasah ada di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.

Rumah tersangka pelaku pencurian sepeda motor, Yulius Lucas Tahapary alis Ulis (35) di Sukmajaya. Ulis tewas mengenaskan dengan luka lebam di sekujur tubuh saat menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Mapolresta Depok, Rabu (14/11/2018).
Rumah tersangka pelaku pencurian sepeda motor, Yulius Lucas Tahapary alis Ulis (35) di Sukmajaya. Ulis tewas mengenaskan dengan luka lebam di sekujur tubuh saat menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Mapolresta Depok, Rabu (14/11/2018). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Saya kaget sekali diberitahu kalau suami saya meninggal. Kami langsung ke RS Polri. Di sana diketahui kalau suami saya tewas di ruang penyidik dalam keadaan tidak wajar dengan luka lebam hampir di seluruh tubuh," katanya.

Reni mengaku tak terima suaminya meninggal di tangan penyidik saat diperiksa di ruang penyidik kepolisian.

"Keterangan rumah sakit, suami saya meninggal dengan luka dalam di pinggang kanan belakang, dada kanan kiri, serta luka memar di tangan kanan kiri dan kaki," katanya sambil menangis di rumahnya, Kamis (15/11/2018).

Dengan banyaknya luka lebam di tubuh suaminya kata Reni, patut diduga bahwa suaminya mengalami penganiayaan yang sangat parah oleh para penyidik.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved