Lurah Tirtajaya Ancam Hentikan Pengerjaan Sutet Tak Berizin yang Dikeluhkan Warga

"Kalau mereka masih belum bisa menunjukkan surat izin dari warga, nanti kita akan hentikan sementara pembangunannya."

Lurah Tirtajaya Ancam Hentikan Pengerjaan Sutet Tak Berizin yang Dikeluhkan Warga
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Proses pembangunan sutet yang diprotes warga dan tidak memiliki izin lingkungan di RT 007/RW 02, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Kamis (15/11/2018). 

DEPOK, WARTA KOTA --- Lurah Tirtajaya, M Imron, mengancam, akan menghentikan pengerjaan proyek saluran udara tegangan ekstra tinggi (Sutet) di RT 007/RW 02, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok.

Selama beberapa pekan ini, sutet tersebut dikeluhkan warga sekitar.

Selain itu, proyek sutet tersebut tidak dapat menunjukan izin lingkungan dari warga seperti yang diklaim pihak pelaksana proyek PT Indo Karya Elektrik Mandiri.

"Kalau mereka masih belum bisa menunjukkan surat izin dari warga, nanti kita akan hentikan sementara pembangunannya.," kata M Imron, Kamis (15/11/2018).

"Ini untuk mencegah warga bertindak lebih jauh karena keluhan mereka yang masuk ke kami," katanya lagi.

Baca: Dituding Tak Berizin, Proyek Sutet di Tirtajaya Depok Dikeluhkan Warga

Menurut Imron, pengerjaan pembangunan pengalihan kabel menara Sutet milik PT PLN tersebut telah memunculkan protes dari warga sekitar yang rumahnya berhadapan langsung proyek sutet.

Keluhan dan protes warga, kata Imron, terkait gangguan kebisingan dan kenyamanan karena dampak aktvitas pembangunan proyek.

"Teguran awal sudah kami lakukan beberapa kali, agar pengerjaan dihentikan dulu sebelum ada izin," ucapnya.

"Jika teguran diabaikan terpaksa akan kami tegur lagi, serta kami tanyakan kembali bagaimana kelengkalan izinnya. Jadi pelaksana proyek tidak bisa main bangun saja, kalau gak ada izin.:

Sebelumnya, sejumlah warga RT 007/RW 02 Tirtajaya mengeluhkan a pengerjaan sutet di wilayah mereka.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved