Pembunuhan di Bekasi

VIDEO: Pembunuhan Sekeluarga, Sampoerna, Bukalapak, Hingga Caleg Kirim Karangan Bunga

Karangan bunga itu datang dari PT HM Sampoerna Tbk, keluarga besar Bukalapak, dann Caleg PDIP DPRD Provinsi Jawa Barat.

Sejumlah karangan bunga terpajang di depan rumah sekaligus warung lokasi pembunuhan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka 2 RT 002 RW 007 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Pantauan Wartakota, ada tiga karangan bungan di depan rumah korban tewas. Karangan bunga itu berisikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya satu keluarga itu.

Karangan bunga itu datang dari PT HM Sampoerna Tbk, keluarga besar Bukalapak, dann Caleg PDIP DPRD Provinsi Jawa Barat.

Menurut Iwan petugas keamanan sekolah swasta yang tak jauh dari lokasi pembunuhan mengatakan karangan bunga itu datang sejak kemarin sore dan malam.

"Itu (karangan bunga) ada yang datang sore menjelang magrib sama dua karangan bunga itu datang malam-malam," katanya kepada Wartakota, Rabu (14/11/2018).

Ia mengatakan sejak kemarin malam sudah tidak ada lagi kepolisian datang untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Sudah engga ada lagi, terakhir kemarin sampai isya masih ada polisi. Abis itu sudah tidak ada yang datang lagi. Sekarang juga sepi lokasinya, sudah engga banyak warga datang nonton," jelasnya.

Nining penguhuni kontrakan mengungkapkan kondisinya memang sepi setiap harinya.

"Lokasi kontrakan itu memang sepi tiap hari. Soal kan pada kerja semua. Ya paling mulai ramai sore atau malam. Ini ramai karena pas ada kejadian pembunuhan saja," katanya yang telah mengontrak selama satu tahun.

Satu keluarga tewas itu ada empat orang, Diperum Nainggolan (38) suami, Maya Boru Ambarita (37) istri, Sarah Boru Nainggolan (9) anak pertama, dan Arya Nainggolan (7) anak kedua.

Keempat tewas akibat luka senjata tajam dan benda tumpul di leher maupun bagian tubuh lainnya.

Diketahui kontrakan atau indekos itu milik kakak korban bernama Dauglas. Korban hanya ditugaskan untuk menjaga dan mengurusi kontrakan tersebut.

Polisi masih menyelidiki kasus tersebut, belum jelas motif apa dibalik dugaan penbunuhan yang menegaskan satu keluarga tersebut. Pasalnya dari olah tempat kejadian perkara sejumlah barang berharga milik korban diketahui masih utuh seperti perhiasan. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved