Seleksi CPNS 2018

Panselnas Ternyata Siapkan Keputusan yang Paling Merugikan Pelamar CPNS 2018 Tak Lulus Passing Grade

Panselnas Siapkan Opsi Keputusan yang Paling Merugikan Pelamar CPNS 2018 Tak Lulus Passing Grade. Nah loh, siapin mental deh yang tak lulus passing.

Panselnas Ternyata Siapkan Keputusan yang Paling Merugikan Pelamar CPNS 2018 Tak Lulus Passing Grade
ANGGIE LIANDA PUTRI
Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan di BKN Pusat, Cawang Jakarta Timur. 

PANSELNAS CPNS 2018 kini tengah mengadakan sederet rapat untuk mengatasi gugur massal di tahap SKD CPNS 2018. 

Total ada 4 opsi pilihan keputusan yang bisa diambil Panselnas. Dari 4 opsi pilihan keputusan itu, ada 1 opsi yang akan benar-benar merugikan mereka yang tak lulus passing grade.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan sampai Senin (12/11/2018), Panselnas masih rapat membahas terkait peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang tak lolos di Seleksi Kompetisi Dasar (SKD).

Pasalnya dalam tes SKD, peserta harus melampaui tiga nilai ambang batas yakni 75 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), 80 untuk Tes Intelegensia Umum (TIU) dan 143 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Namun pada tahun 2018 ini, peserta banyak yang gagal di TKP dengan artian tidak mencapai nilai minimal.

Baca: Ini 3 Pilihan Keputusan Panselnas CPNS 2018 Terkait Gugur Massal di TKP SKD CPNS 2018

Baca: BKN dan MenPAN-RB Masih Cari Solusi Soal Rendahnya Peserta CPNS yang Lolos SKD

Oleh karena itu BKN dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN- RB) menggelar rapat Panselnas untuk menentukan nasib peserta yang gagal di TKP.

"Nah itu yang sedang didiskusikan dan gak bisa sekali dong. Itu dari Selasa minggu lalu kita rapat dengar masukan-masukan. Bahkan sampai malam minggu kemarin kita masih rapat," ujar Ridwan di BKN Pusat, Cawang Jakarta Timur, Senin (12/11/2018).

Sebab peserta yang telah lolos hingga saat ini baru sekitar 30 persen yakni 84 ribu dari jumlah yang dibutuhkan 283.015 orang yang akan ditempatkan di instansi pusat dan daerah.

"Hari ini (kemarin) juga ada rapat lagi, tapi belum tau final atau tidak. Semua opsi dibicarakan," kata Ridwan.

4 Bentuk Pilihan Keputusan

Halaman
123
Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved