BKN dan MenPAN-RB Masih Cari Solusi Soal Rendahnya Peserta CPNS yang Lolos SKD

Ridwan menegaskan bahwa para peserta yang Tes Karakteristik Pribadi (TKP)nya tidak memenuhi nilai minal yakni 143 jangan terlalu berharap.

BKN dan MenPAN-RB Masih Cari Solusi Soal Rendahnya Peserta CPNS yang Lolos SKD
ANGGIE LIANDA PUTRI
Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan di BKN Pusat, Cawang Jakarta Timur. 

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan saat ini BKN dan KemePAN-RB masih membahas terkait rendahnya peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lolos dari Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) dalam rapat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

Berbagai opsi mulai dari penurunan nilai ambang batas (passing grade) hingga pertimbangan dari nilai Tes Intelegensia Umum (TIU) yang tinggi masih dalam pertimbangan.

Namun Ridwan menegaskan bahwa para peserta yang Tes Karakteristik Pribadi (TKP)nya tidak memenuhi nilai minal yakni 143 jangan terlalu berharap.

Pasalnya tahun lalu saja banyak formasi yang kosong karena peserta tidak memenuhi nilai yang diharapkan, dan posisi tersebut dilimpahkan untuk Tes selanjutnya.

"Tapi saya ingatkan Panselnas tidak mungkin memuaskan semua orang. Kalau tahun lalu ada yang dibiarkan kosong, tapi nanti formasi itu akan dilimpahkan ke tahun depan nya kalau ada penerimaan CPNS lagi," ujar Ridwan di BKN Pusat, Cawang Jakarta Timur, Senin (12/11/2018).

"Tapi saya belum tahu karena saya tidak bisa bicara mendahului jika rapat belum selesai. Makanya saya bicara ke teman-teman, KemenPAN lagi kerja, jadi apapun keputusannya kita terima saja," tambah Ridwan.

Hingga saat ini BKN serta Panitia masih menunggu keputusan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN- RB) Syafruddin.

"Tunggu saja Pak Dirjen Syafruddin yang akan memutuskan. Jadi nanti netizen gak heboh lagi. Sekali lagi saya ingatkan Panselnas tidak mungkin memuaskan semua orang," ungkapnya. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved