Maruf Amin Doakan Para Jomblo di Jawa Barat Segera Dapat Pasangan Halal

Huda mengatakan, dari 8,2 persen perempuan jomblo tersebut, ternyata sebanyak 23 persen tingkat pendidikannya setara diploma atau sarjana.

Maruf Amin Doakan Para Jomblo di Jawa Barat Segera Dapat Pasangan Halal
TRIBUN JABAR/SYARIF ABDUSSALAM
Calon wakil presiden Maruf Amin menghadiri Mujahadah Cinta untuk Para Jomblo, di Aula Kreatif DPW PKB Jawa Barat, Kota Bandung, Minggu (11/11/2018). 

SEBUAH survei yang dirilis sebuah majalah anak muda menyebutkan, Jawa Barat berada di peringkat ketiga provinsi dengan jumlah orang belum punya pasangan alias jomblo terbanyak di Indonesia.

Merespons survei tersebut, DPW PKB Jawa Barat menggelar kegiatan 'Mujahadah Cinta untuk Para Jomblo', bersama calon wakil presiden Maruf Amin di Aula Kreatif DPW PKB Jawa Barat, Kota Bandung, Minggu (11/11/2018).

Maruf Amin yang didampingi istrinya, merespons positif survei tersebut. Terlebih, ketika diberi tahu bahwa jumlah jomblo di Jabar mencapai 8,2 persen, peringkat ketiga setelah Jawa Tengah dan Sumatera Utara.

Baca: Dana Kelurahan Digoreng Oposisi, Jokowi: Hati-hati, Banyak Politikus Sontoloyo

"Saya sempat kaget, ketika disodorkan data jumlah jomblo di 10 provinsi se-Indonesia, dan ternyata Provinsi Jawa Barat jumlahnya lumayan banyak. Nah, kunjungan silaturahim ini, saya sengaja menyempatkan waktu untuk mendoakan para jomblo ini agar secepatnya mendapatkan pasangan yang halal," tutur Maruf Amin.

Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda menuturkan, dari hasil diskusi ringan dengan para pengurus lainnya, seorang perempuan jomblo rata-rata direbutkan oleh dua sampai tiga pria jomblo.

"Artinya, bisa jadi cowok jomblo itu jumlahnya lebih besar dua sampai tiga kali lipat dibanding cewek jomblo. Oleh karenanya, PKB Jawa Barat berinisiasi menggelar kegiatan Mujahadah Cinta untuk para Jomblo, dengan mengundang Kiai Maruf, untuk memberikan ijazah doa khusus bagi para jomblo," papar Huda.

Baca: Prabowo: Sebelum Saya Jadi Presiden, Kalau Bisa Rizieq Shihab Pulang

Huda mengatakan, dari 8,2 persen perempuan jomblo tersebut, ternyata sebanyak 23 persen tingkat pendidikannya setara diploma atau sarjana. Dan menurut para pakar psikologi, katanya, terlalu lama memajang status single atau jomblo tidaklah terlalu bagus untuk kesehatan.

"Orang-orang yang lebih memilih untuk tetap sendiri tidak akan merasakan manfaat yang diperoleh jika sudah berpasangan," jelasnya.

Memiliki pasangan hidup, katanya, ternyata punya banyak manfaat, salah satunya adalah mengurangi rasa sakit. Data tersebut menunjukkan, mereka yang sering memegang tangan pasangan justru jarang merasakan sakit. Ini dikarenakan getaran psikologis yang terjadi ketika berpegangan dengan orang yang kita cintai, membuat berkurangnya rasa sakit.

Baca: Madagaskar Belajar Ekonomi Kreatif Hasil UKM ke Tangerang Selatan

Rasa sakit tersebut bisa berkurang lebih banyak lagi apabila seorang wanita ataupun laki-laki memiliki kehidupan rumah tangga yang bahagia.

"Dari sejumlah literatur yang saya baca, setidaknya ada sembilan manfaat yang akan dirasakan oleh orang-orang yang sudah memiliki pasangan. Antara lain tidak mudah stres, lebih percaya diri, menjaga tekanan darah, menjaga kesehatan mental, dan yang tak kalah penting dapat menyembuhkan hati yang terluka," beber Huda.

Ketika disinggung apa target dari kegiatan dari Mujahadah Cinta untuk Para Jomblo ini, Huda secara lugas mengatakan, tidak lain adalah untuk meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat Jawa Barat dengan cara mempunyai pasangan yang halal.

"Pak Kiai Maruf Amin ini kan ulama besar, ahli di bidang agama. Makanya saya meminta beliau berkenan untuk mendoakan sekaligus memberikan tips bagaimana cara mendapatkan pasangan yang halal," jelasnya. (Muhamad Syarif Abdussalam)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved