Pilpres 2019

Sependapat dengan Jokowi, Sandiaga Uno: Waspadai Genderuwo Ekonomi

CALON wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meminta pemerintah mewaspadai genderuwo ekonomi.

Sependapat dengan Jokowi, Sandiaga Uno: Waspadai Genderuwo Ekonomi
WARTA KOTA/ZAKI ARI SETIAWAN
Wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mendatangi Pasar Modern BSD, Jalan Letnan Sutopo, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (9/11/2018). 

CALON wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meminta pemerintah mewaspadai genderuwo ekonomi.

Genderuwo ekonomi rente, genderuwo pangan, dan genderuwo yang membuat ekonomi negeri ini lemah dan tidak mandiri. Genderuwo yang menggerogoti ekonomi Indonesia.

“Saya tidak ingin berkomentar yang negatif tapi mungkin yang dimaksud pak presiden itu politisi atau politik genderuwo itu yang berkaitan dengan ekonomi rente, mafia ekonomi, mafia pangan atau mafia lainnya sebagai genderuwo nya ekonomi. Dan ini menggerogoti ekonomi kita sehingga ekonomi kita lemah, tidak mandiri dan tergantung terhadap faktor eksternal."

"Jadi genderuwo ekonomi ini memang harus dienyahkan baik sebagai operator ekonomi yang bertindak sebagai genderuwo maupun politisi yang memback-upnya,” kata Sandi, Jumat (9/11/2018) malam.

Genderuwo ekonomi ini yang membuat harga-harga melangit, lapangan pekerjaan semakin sulit didapat.

“Saya sependapt dengan Pak Jokowi, genderuwo ekonomi ini menjadi musuh bersama. Kita patahkan political genderuwo ekonomi dengan para politisi yang mendukungnya. Ini peringatan dari presiden,” jelas Sandi.

Sandi menambahkan, ciri ciri genderuwo, tidak terlihat tapi menakutkan dan merusak. Genderuwo senang berada di ruang gelap.

“Kita ingin ekonomi yang sehat, transparan, tidak ada ruang gelap. Supaya para genderuwo kabur,” terangnya.

Menurut Sandi, dirinya dan Prabowo fokus pada perbaikan ekonomi Indonesia di tahun 2019 dengan penciptaan dan ketersediaan lapangan kerja serta harga-harga bahan kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau. 

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved