Pesawat Jatuh

Operasi SAR Lion Air Dihentikan, Posko Terpadu Evakuasi Dibongkar

Puluhan petugas Basarnas mengeluarkan barang-barang dari dalam tenda yang telah didirikan sejak terjadinya peristiwa nahas itu pada Senin (29/10)

Operasi SAR Lion Air Dihentikan, Posko Terpadu Evakuasi Dibongkar
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengecek turbin mesin pesawat Lion Air PK-LQP dan roda di Posko Gabungan Pelabuhan JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (4/11/2018). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Junianto Hamonangan

TANJUNGPRIOK, WARTA KOTA -- Posko terpadu evakuasi Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 yang berada di Dermaga JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (10/11) dibongkar seiring berakhirnya operasi SAR.

Puluhan petugas Basarnas mengeluarkan barang-barang dari dalam tenda yang telah didirikan sejak terjadinya peristiwa nahas itu pada Senin (29/10) silam.

Barang-barang yang dikeluarkan di antaranya perlengkapan menyelam, televisi dan lain-lain.

Setelahnya tenda-tenda milik Basarnas tersebut mulai dibongkar satu per satu oleh puluhan petugas.

Sementara posko yang didirikan instansi lainnya juga mulai dirapikan seperti milik Polisi yang bangkunya sudah tersusun rapi dan siap diangkut.

Kabag Humas Basarnas Suhri Sinaga mengatakan dengan berakhirnya masa operasi SAR jatuhnya pesawat dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang itu maka petugas Basarnas akan kembali ke unitnya masing-masing.

“Setelah Kabasarnas menyatakan ditutup operasi pencarian JT-610, secara otomatis posko yang ada di JICT ini segera dibongkar dan semua akan di-clear-kan dan kembali ke kantor masing-masing,” katanya, Sabtu (10/11).

Suhri menambahkan selama operasi SAR pihaknya mendirikan empat tenda di Dermaga JICT.

Adapun setiap tenda memiliki fungsinya masing-masing dalam mendukung proses pencarian korban Lion Air.

“Untuk posko yang didirikan sejak operasi ini berlangsung, Basarnas mendirikan tiga unit tenda yang tenda 1 khusus tamu dan media, tenda 2 untuk briefing, tenda 3 untuk komunikasi dan satu lagi logistik,” sambungnya.

Selama 13 hari pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air, total ada 11 tenda yang didirikan oleh berbagai instansi.

Belasan tenda itu mempunyai fungsinya masing-masing mulai dari posko informasi, musala, hingga dijadikan tempat awak media berteduh.

Hanya saja beberapa posko di antaranya sudah mulai dibongkar sejak Rabu (7/11) lalu ketika Basarnas memperpanjang operasi SAR untuk kedua kalinya tanpa dukungan potensi SAR lainnya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved