Pilpres 2019

Kampanye Ingat Istri, Sandiaga Uno Beli Oleh-oleh Tas Tangan Manik-manik di Martapura

“Di sini adalah pusat penghasil berlian terbesar dunia, produksinya 25.093 pe ton pertahun."

Kampanye Ingat Istri, Sandiaga Uno Beli Oleh-oleh Tas Tangan Manik-manik di Martapura
Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno
Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno, memegang tas yang terbuat dari manik-manik saat mengunjungi pusat pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) atau Pasar Batuah Martapura, Kalimantan Selatan, Sabtu (10/11/2018). 

WARTA KOTA, PALMERAH --- Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno mengunjungi pusat pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) atau Pasar Batuah Martapura, Kalimantan Selatan, Sabtu (10/11/2018).

Menurut Sandiaga, kawasan tersebut merupakan salah satu pusat pertokoan yang menjadi magnet para wisatawan asing dan lokal untuk membeli perhiasan atau pernak-pernik batu mulia di Martapura.

Sekitar 15 menit, dia menyapa pendukung yang sudah menunggu di depan Toko Permata Pancar Indah Putera.

Baca: Sependapat dengan Jokowi, Sandiaga Uno: Waspadai Genderuwo Ekonomi

Saat itu, Sandi---sapaan Sandiaga Uno--Sandi didampingi pengurus organisasi pengusaha di Kalimantan Selatan (Kalsel) di antaranya Kadin Kalsel dan HIPMI.

“Di sini adalah pusat penghasil berlian terbesar dunia, produksinya 25.093 pe ton pertahun," ucapnya.

"Seharusnya ini adalah sumber kekuatan penghasilan yang sangat menjanjikan untuk tidak hanya memakmurkan masyarakat Kalimantan Selatan, tapi juga Indonesia,” katanya lagi.

Sandi berjanji, jika dirinya bersama Prabowo Subianto terpilih sebagai presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019, fokus pada pembangunan ekonomi.

Dia juga akan menjadikan sentra-sentra Usaha Mikro Kecil dan Menengah sebagai denyut ekonomi masyarakat, termasuk melakukan revitalisasi pasar.

Baca: Sandiaga Uno Disambut Pekikan Takbir oleh Ribuan Simpatisan di Tangerang

“Saya akan menjadikan pasar ini seperti grand bazaar di Turki. Insha Allah. Pedagang mengeluhkan turunnya daya beli masyarakat, tahun 2019, pesan kami jelas yakni perubahan ekonomi,” katanya.

Sebelum meninggalkan pasar untuk salat dzuhur di Masjid Al Karomah Martapura, Sandi menyempatkan membeli  tas tangan dari manik-manik Kalimantan seharga Rp 250.000.

Saat itu, Sandi menyerahkan uang Rp 500.000. “Jangan kebanyakan diskonnya, nanti rugi. Manik-manik ini saya belikan khusus untuk istri tercinta Nur Asia,” kata  Sandi. (*)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved