Fuzhou China Open 2018

Hendra/Ahsan Kalah, Indonesia Gagal Ciptakan All Indonesian Final

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan takluk di tangan ganda Tiongkok He Jiting/Tan Qiang dua game langsung 21-14 21-15 dalam waktu 35 menit.

Hendra/Ahsan Kalah, Indonesia Gagal Ciptakan All Indonesian Final
PBSI
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di France Open 2018 

INDONESIA gagal menciptakan all Indonesia final setelah ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan takluk di tangan ganda Tiongkok He Jiting/Tan Qiang dua game langsung 21-14 21-15 dalam waktu 35 menit di Fuzhou China Open 2018.

Kegagalan Hendra/Ahsan melangkah ke final membuat harapan Indonesia bertumpu pada ganda terbaik Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang mengalahka Zhang Nan/Liu Cheng (Tiongkok) dengan skor akhir 17-21, 21-18, 21-14.

Kevin/Marcus tertinggal di game pertama, mereka tak dapat menguasai keadaan dan bermain di bawah tekanan lawan.

Kevin/Marcus bahkan tertinggal jauh 11-15 dan terhenti di angka 17, Zhang/Liu menutup game pertama dengan kemenangan.

Pada game kedua dan ketiga, Kevin/Marcus berhasil mengontrol dan kerap membuat Zhang/Liu tak dalam posisi menguntungkan.

"Di game pertama, secara keseluruhan kami banyak melakukan kesalahan sendiri, dari awal lawan memang lebih siap dan langsung menekan, kami kalah start," ujar Kevin.

Baca: Langkah Tim Junior Indonesia Terhenti di Semifinal Kejuaraan Dunia

"Penampilan kami lebih baik di game ketiga. Saya merasa di game pertama pergerakan kaki saya kurang cepat, tertinggal terus," sambung Marcus.

Dari enam pertemuan dengan Zhang/Liu, Kevin/Marcus memenangkan lima diantaranya. Ini merupakan rekor pertemuan yang cukup baik.

Namun Kevin/Marcus masih kewalahan menghadapi pasangan muda Tiongkok, Han Chengkai/Zhou Haodong, yang mengalahkan Kevin/Marcus di China Open 2018 Super 1000 serta French Open 2018 Super 750 lalu.

"Sebetulnya pasangan senior dan yang muda sama, mereka punya tipe main yang sama, cepat, kuat dan tidak mudah dimatikan. Tidak bisa bilang lebih mudah menghadapi yang mana, tergantung keadaan di lapangan. Mungkin kalau pasangan muda Tiongkok mainnya lebih nothing to lose," jelas Kevin.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved