Fadli Zon Tuding Bendera di Rumah Rizieq Shihab Kerjaan Intel, Moeldoko: Dikit-dikit Intelijen

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menduga bendera di rumah Rizieq Shihab dipasang oleh intel.

Fadli Zon Tuding Bendera di Rumah Rizieq Shihab Kerjaan Intel, Moeldoko: Dikit-dikit Intelijen
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Moeldoko di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/11/2018). 

‎KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko meminta semua pihak tidak menuding dan mengada-ada, terkait kasus yang dialami Rizieq Shihab di Arab Saudi.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menduga bendera di rumah Rizieq Shihab dipasang oleh intel.

"Sy yakin apa yg terjadi pd Imam Besar Habib Rizieq adalah fitnah keji. Bisa sj org masang bendera di luar tembok rumahnya, krn lokasinya umum. Ini Kerjaan dasar "intel'. Sy dpt pengaduan dr keluarga Habib pd Senin sore," tulis Fadli Zon dalam akun Twitternya @fadlizon.

Baca: Soal Dana Kelurahan, Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Berprasangka Baik kepada Pemerintah

Moeldoko mengatakan, tudingan tersebut terlalu jauh dan tidak mungkin intelijen bertindak sembarangan di luar negeri.

"Jadi menurut saya jangan mengada-ada lah," ujar Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Mantan Panglima TNI tersebut pun mencontohkan, jika dirinya terdapat masalah, maka akan bertanya dalam diri sendiri dan kepada orang lain, apakah ada yang tidak suka dengan dirinya.

"Kalau saya nih, sebagai seseorang kan bertanya dulu, yang enggak senang sama gue siapa sih? Banyak juga, gitu, bukan hanya intelijen, dikit-dikit intelijen, dikit-dikit pemerintah, bisa saja orang lain," papar Moeldoko.

Baca: Kapitra Ampera: Rizieq Shihab Diperiksa Polisi Arab Saudi Gara-gara Bendera

Sebelumnya, Fadli Zon menganggap bahwa Habib Rizieq Shihab ditangkap karena bendera di rumahnya merupakan sebauh fitnah.

Fadli Zon menulis, bisa saja ada orang yang secara sengaja memasang bendera tersebut di rumah Habib Rizieq Shihab.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan, bahwa Habib Rizieq Shihab ditangkap atas dasar laporan warga Arab Saudi yang melihat bendera di rumahnya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved