Pesawat Jatuh

Dengar Penjelasan Pilot Senior, Hotman Paris Minta Menhub Tarik Boeing 737 Max 8 dari Peredaran

Pengacara kondang itu bahkan bertemu langsung dengan seorang pilot senior, Kapten Rendi, untuk dimintai keterangan.

Dengar Penjelasan Pilot Senior, Hotman Paris Minta Menhub Tarik Boeing 737 Max 8 dari Peredaran
Instagram
Hotman Paris Hutapea 

INSIDEN jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang, terus disoroti Hotman Paris Hutapea.

Pengacara kondang itu bahkan bertemu langsung dengan seorang pilot senior, Kapten Rendi, untuk dimintai keterangan.

Pertemuan Hotman Paris Hutapea itu terlihat dari akun Instagramnya @hotmanparisofficial pada Jumat (9/11/2018) pagi.

Hotman Paris Hutapea yang didampingi mantan pramugari cantik itu meminta agar sang kapten menyatakan pendapat.

Baca: APBD Melimpah, DPRD Sarankan Anies Baswedan Bangun Tiga Atau Empat ITF di Jakarta

"Saya dengan dua mantan pramugari, bahkan mereka adalah korban pesawat Lion Air tahun 2004 di Solo. Kapten Rendi, 40 tahun jadi pilot akan buka bicara. Apa rekomendasi bapak atas jenis pesawat yang jatuh itu? Kan masih banyak dipake," tanya Hotman Paris Hutapea.

Menjawab pertanyaan Hotman Paris Hutapea, Kapten Rendi menjawab dengan lugas.

Pria yang sudah puluhan tahun menerbangkan pesawat itu menyarankan agar pemerintah melarang seluruh pesawat Boeing 737 Max 8 beroperasi.

Kapten Rendi pun menyarankan agar pemerintah lewat Kementerian Perhubungan, menarik seluruh pesawat terbang serupa dari peredaran.

"Itu pesawat Boeing 737 Max 8 itu dalam tanda kutip harus ditarik dari peredaran," ungkap Kapten Rendi.

"Jangan dipake dulu," timpal Hotman Paris Hutapea.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved