Bantuan Rp 602 Miliar dari DKI Dipakai untuk Rampungkan Proyek Flyover Rawa Panjang dan Cipendawa

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta telah menyetujui Rp 602 miliar bantuan keuangan dan kewajiban bagi Pemerintah Kota Bekasi.

Bantuan Rp 602 Miliar dari DKI Dipakai untuk Rampungkan Proyek Flyover Rawa Panjang dan Cipendawa
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Kemacetan terjadi di proyek flyover Cipendawa, akibat penyempitan jalan. 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta telah menyetujui Rp 602 miliar bantuan keuangan dan kewajiban bagi Pemerintah Kota Bekasi.

Atas bantuan itu, Pemerintah Kota Bekasi memanfaatkan dana bantuan tersebut untuk penyelesaian proyek pembangunan Flyover Rawa Panjang dan Cipendawa.

Kasi Pengembangan, Pembangunan Jalan, dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Idi Susanto mengatakan, progress pembangunan flyover Rawa Panjang telah mencapai hampir 60 persen. Sedangkan flyover Cipendawa sudah mencapai 65 persen.

Baca: Sumber Bau Menyengat yang Resahkan Warga Pondok Pinang Ternyata Mengandung Gas Metan

"Kalau bantuan itu langsung diberikan semua bisa lebih cepat dari target 2020. Kalau tidak langsung, ya pengerjaannya juga bertahap," katanya kepada Warta Kota, Kamis (8/11/2018).

Ia menjelaskan, kebutuhan dana pembangunan dua flyover sekitar Rp 500 miliar. Rinciannya, sekitar Rp 300 miliar untuk Cipendawa, dan Rp 200 miliar untuk sekian Rawa Panjang.

Pembangunan flyover Rawa Panjang dan Cipendawa pun diharapkan cepat rampung. Sebab, kini proses pembangunan membuat arus lalu lintas macet karena lebar jalan yang berkurang, imbas proyek yang sudah dimulai sejak pertengahan 2017.

Baca: Prabowo Nasihati Penggiat Medsos: Jangan Cuma Bisa Main Gadget, tapi Juga Harus Bisa Membuatnya

"Kita sudah usulkan itu, sisanya juga direncanakan untuk pembangunan crossing Buaran. Tapi kalau akhirnya dana DKI masih kurang karena bertahap gitu kasih, dan sudah mendekati target selesai flyover itu, sisa dana yang dibutuhkan bisa menggunakan APBD Kota Bekasi," jelasnya.

Proyek pembangunam flyover Rawa Panjang dan Cipendawa sudah dimulai sejak pertengahan 2017, dan ditargetkan rampung pada 2020. Proyek flyover Rawa Panjang dan Cipendawa membutuhkan anggaran sekitar Rp 300 miliar untuk pembangunan, dan Rp 300 miliar untuk pembebasan lahan di masing-masing proyek. (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved