Wisata Kota Tua

Penataan dan Revitalisasi Tahap Pertama Kawasan Banten Lama Ditargetkan Kelar November 2018

"Pernyataan Wagub mengenai revitalisasi Kawasan Banten Lama selesai November itu tahap awal bukan secara keseluruhan."

Penataan dan Revitalisasi Tahap Pertama  Kawasan Banten Lama Ditargetkan Kelar November 2018
Dinas Kominfo Pemerintah Provinsi Banten
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat meninjau proses revitalisasi Kawasan Banten Lama, akhir pekan lalu. 

WARTA KOTA, SERANG --- Pemerintahan Provinsi Banten tengah gencar melakukan penataan Kawasan Banten Lama.

Bahkan Wakil Gubernur (Wagub)  Banten, Andhika Hazrumy sempat menyatakan bahwa proses revitaliasi akan rampung pada November 2018.

Hal itu juga diamini oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Banten, Eneng Nurcahayati.

Eneng menjelaskan bahwa  jajarannya saat ini sedang fokus dalam membenahi lokasi yang berpotensi kaya akan wisata dan budaya itu.

Baca: Tak Sedikit Peziarah di Banten Lama Menangis Lihat Kondisi Kesultanan yang Berubah

Namun, revitalisasi Banten Lama yang akan selesai pada November 2018 ini bukan revitalisasi secara keseluruhan, melainkan revitalisasi tahap pertama.

"Pernyataan Wagub mengenai revitalisasi Kawasan Banten Lama selesai November itu tahap awal bukan secara keseluruhan," ujar Eneng kepada Warta Kota, Kamis (8/11/2018).

Wagub Andika Hazrumy  pun secara tegas menyatakan akan terus mengawal proses penataan kawasan Banten Lama tersebut sesuai arahan Gubernur Banten Wahidin Halim.

"Karena rencana keseluruhan revitalisasi Banten Lama itu sampai 2 atau 3 tahun," ucapnya.

Baca: Wisata Banten Lama Sulit Berkembang karena Praktek Korupsi, Ini Komentar Wahidin Halim

Eneng menambahkan,  penataan tahap awal baru dilakukan pembenahan di beberapa titik saja.

Menurut dia, ada sekitar 300 meter di lokasi Kawasan Banten Lama yang dilakukan revitalisasi pada tahap awal ini.

"Benar ini baru tahap awal saja. Kan Surosowan serta Masjid Banten Lama cuma sebagian dari Kawasan Banten Lama yang direvitalisasi," kata Eneng. 

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved