Pesawat Jatuh

Tantang Ahli Hukum Ungkap Kecelakaan Lion Air, Hotman Paris: Gelar Jangan Dipajang di Batu Nisan

KECELAKAAN pesawat Lion Air PK-LQP rute Jakarta-Pangkalpinang, masih mendapat sorotan Hotman Paris Hutapea.

Tantang Ahli Hukum Ungkap Kecelakaan Lion Air, Hotman Paris: Gelar Jangan Dipajang di Batu Nisan
Instagram
Hotman Paris Hutapea 

KECELAKAAN pesawat Lion Air PK-LQP rute Jakarta-Pangkalpinang, masih mendapat sorotan Hotman Paris Hutapea.

Dirinya bahkan menantang para ahli hukum Indonesia untuk bergerak mengungkap kasus, sekaligus mendampingi keluarga korban.

Tantangan itu disampaikan Hotman Paris Hutapea lewat akun Instagramnya @hotmanparisofficial;, Rabu (7/11/2018). Dirinya yang nongkrong di Kopi Johny menyinggung sikap para ahli hukum Indonesia yang hanya diam menyaksikan tragedi itu.

Baca: APBD Melimpah, DPRD Sarankan Anies Baswedan Bangun Tiga Atau Empat ITF di Jakarta

"Obrolan Kopi Johny, kepada ribuan profesor hukum dan doktor hukum yang sampai hari ini semuanya diam, tidak komentar untuk menolong para korban pesawat yang jatuh," ungkap Hotman Paris Hutapea mengawali postingan.

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu, dirinya mempertanyakan prasangka di balik peristiwa nahas jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP  itu. Hotman Paris Hutapea juga turut mempertanyakan apakah keluarga korban dapat menuntut ganti rugi di luar santunan yang diatur undang-undang.

Baca: Kerjai Istri Pengusaha, Pesepak Bola Brasil Tewas Mengenaskan, Alat Vitalnya Dimutilasi

"Pertanyaan saya satu, apabila jatuhnya pesawat, apabila terbukti adanya unsur kelalaian atau ambisi mencari keuntungan sebesar-besarnya, apakah penumpang-keluarga korban berhak atas santunan atau ganti rugi atau asuransi yang tertera dalam undang-undang yang jumlahnya kecil?" tanya Hotman Paris Hutapea.

"Apakah mereka bisa menuntut triliunan seperti di luar negeri? Apakah pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata berlaku?" sambungnya.

Baca: Adik Perempuan Ahok Tidak Mau Nonton Film A Man Called Ahok

Hotman Paris Hutapea pun menantang seluruh ahli hukum Indonesia untuk turun tangan mengungkap fakta di balik kasus tersebut. Dirinya menyinggung bahwa gelar profesor, doktor ataupun sarjana hukum, bukan hanya hiasan batu nisan semata.

"Ayolah kita manfaatkan dong, profesor, doktor, SH. Jangan nanti hanya dipajang di batu nisan, di sini dimakamkan profesor, doktor si ini. Ayo dong berbuat dong, dan harus punya nyali," ucap Hotman Paris Hutapea.

Baca: Kabel Utilitas dan Tutup Permanen Hambat Proyek Normalisasi Saluran Air di Cempaka Putih

Sebelumnya, guna mengungkap kasus jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP, Hotman Paris Hutapea mengajak kantor advokat asal Amerika Serikat untuk datang ke Indonesia membela para keluarga korban, untuk menggugat Boeing.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved