Pilpres 2019

Polres Metro Bekasi Siapkan Tim Cyber Hadapi Kampanye Hitam Jelang Pilpres 2019

"Kita telah siapkan tim cyber, kita tahu perang cyber ini bahaya dalam menjatuhkan lawan politik. Apalagi black campaign."

Polres Metro Bekasi Siapkan Tim Cyber Hadapi Kampanye Hitam Jelang Pilpres 2019
Warta Kota/Muhammad Azzam
Petugas Polres Metro Bekasi saat menggelar simulasi pengamanan Pemilu 2019 di Mapolrestro Bekasi, Rabu (7/11/2018). 

WARTA KOTA, BEKASI --- Wakil Kapolres Metro Bekasi, AKBP Luthfie Sulistiawan menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan Tim Cyber Grub untuk menghadapi Pemilu 2019 mendatang.

Salah satu yang dilakukan Polrestro Bekasi yakni memantau dan berpatroli cyber di dunia maya  terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 dan kampanye hitam atau black campaign.

"Kita telah siapkan tim cyber, kita tahu perang cyber ini bahaya dalam menjatuhkan lawan politik. Apalagi black campaign," kata Luthfie, di Mapolrestro Bekasi, Rabu (7/11/2018).

Baca: Kapolri Sebut Video Hoaks Demo Kisruh di MK Bentuk Kampanye Hitam

Dia menjelaskan, pihaknya akan mengoptimalkan tim cyber, gabungan anggota Reskrim maupun Intel Polres.

"Kita memang optimalkan dari tim cyber. Jadi kita bentuk tim itu dari dua satuan, yang pertama dari Reskrim, kemudian kita gabung juga dengan dari Intel," katanya lagi.

Luthfie menambahkan, tim cyber terus melakukan patroli mobile sejak proses awal tahapan penetapan calon presiden dan wakil presiden serta tahapan kampanye.

"Alhamdulillah sampai sekarang berkaitan dengan pemilu ini belum ada hal-hal yang berkaitan dengan black campaign," ucapnya.

Baca: Ridwan Kamil Sebut Kampanye Hitam Dilakukan Orang Panik

Dia pun meminta kepada masyarakat untuk selalu bijak dalam bermedia sosial (medsos).

"Di medsos ini, semua orang bisa membaca jadi sama saja menyampaikan pendapat di muka umum.," ucapnya.

"Jadi kalau mau sampaikan sesuatu harus dipikirkan dahulu jangan sampai menyinggung perasaan orang lain apalagi menyebar kebencian atau hoax untuk menjatuhkan lawan politik. Itu kan ada UU ITE bisa kena hukum," ujarnya. 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved