Pesawat Jatuh

Kerisauan Istri Korban Lion Air, Jadi Kenyataan

Kerisauan HeIda Aprilia dalam menjawab pertanyaan kedua anak balitanya atas kondisi ayah mereka, Ibnu Fajariyadi Hantoro, akhirnya menjadi nyata.

Kerisauan Istri Korban Lion Air, Jadi Kenyataan
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Jenazah dokter Ibnu Fajariyadi Hantoro (33), korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP, di rumah duka di Komplek Pelni, Sukmajaya, Depok. Wali Kota Depok M Idris Taziah ke rumah dokter Ibnu. 

KERISAUAN HeIda Aprilia (31) dalam menjawab pertanyaan kedua anaknya yang masih balita atas kondisi ayah mereka, akhirnya benar-benar menjadi nyata, Rabu (7/11/2018)

Ibnu Fajariyadi Hantoro (33), suami Helda, menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) pagi.

Anak pertamanya, Arisa (4), mulai bertanya ke Helda, kenapa nama ayahnya, Ibnu Hantoro, ada di semua karangan bunga yang ada di depan rumah mereka.

Rumah Helda di Komplek Pelni C1/5 RT 04/RW 17 Kelurahan Baktijaya, Sukmajaya, Depok.

Karenanya Helda menahan tangisnya dan mencoba tegar menghadapi Arisa.

Ia menenangkan anak sulungnya itu dengan menggendongnya.

Padahal sebelumnya saat jenazah suaminya, yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam tersebut, tiba di rumahnya setelah berhasil diidentifikasi, tangis Helda pecah.

Air mata membasahi pipinya sambil terus memandangi peti jenazah suaminya yang diletakkan di depan rumah.

Sumarsih, ibunda Ibnu, yang juga terisak, terus mendekap Helda di depan peti jenazah.

Puluhan kerabat, keluarga dan tetangga memenuhi kediaman Ibnu untuk memberi penghormatan terakhir.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved