Bila Demokrat Menang di Pemilu Paruh Waktu AS, Donald Trump Tak Akan Bebas Bergerak

Jika Partai Demokrat mengambi alih Senat atau DPR, mereka dapat membatasi apa yang dilakukan Trump dalam dua tahun terakhir jabatannya.

Bila Demokrat Menang di Pemilu Paruh Waktu AS, Donald Trump Tak Akan Bebas Bergerak
businessinsider.sg
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump 

JUTAAN rakyat Amerika Serikat akan berbondong-bondong ke tempat pemungutan suara untuk menggunakan hak mereka dalam pemilihan umum paruh waktu pada Selasa (6/11/2018) waktu setempat.

Ini bukanlah pemilu presiden, namun akan memiliki dampak yang signifikan terhadap kemampuan Presiden Donald Trump dalam menerapkan mandatnya.

Pemilu yang digelar di tengah-tengah masa jabatan presiden ini juga menjadi harapan Partai Demokrat untuk mempercepat agenda kebijakannya.

Baca: Ini 2 Perempuan Muslim Pertama yang Terpilih jadi Anggota Kongres AS

Lalu, apa yang diperebutkan dalam midterm elections ini?

Mengutip laman resmi pemerintah AS, ada 435 kursi di House of Representatives atau DPR yang siap diperebutkan dalam pemilu paruh waktu.

Tak hanya itu, masih ada 35 kursi Senat, 36 posisi gubernur negara dan tiga gubernur teritorial, serta wali kota.

BBC mencatat, pemilu paruh waktu menjadi sangat penting sebab baik DPR maupun Senat di Kongres kini dikendalikan oleh Partai Republik.

Jika Partai Demokrat mengambi alih Senat atau DPR, mereka dapat membatasi apa yang dilakukan Trump dalam dua tahun terakhir jabatannya.

Tak Segairah Pemilu Presiden

Meski demikian, pemilu paruh waktu tidak disambut gairah yang sama oleh rakyat AS seperti pada pemilu presiden, artinya jumlah pemilih lebih sedikit.

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved