Kesehatan

Pakar Gizi Kritik Metode Diet Ketogenik dan Food Combining yang Merugikan Kesehatan Tubuh

Diet ketogenik seperti sepeda motor yang selama ini bisa jalan karena bahan bakarnya dari bensin tiba-tiba bahan bakar tersebut diganti oli.

Pakar Gizi Kritik Metode Diet Ketogenik dan Food Combining yang Merugikan Kesehatan Tubuh
Lifealth
Ilustrasi diet 

PAKAR gizi dan kesehatan Dr Tan Shot Yen mengkritik sejumlah metode diet khususnya ketogenik dan food combining yang dinilai tidak sehat dari sisi medis.

"Contohnya diet ketogenik yang mengandalkan lemak dan protein sebagai sumber karbohidrat atau energi dalam tubuh, tubuh akhirnya terpaksa mengambil lemak karena dianggap dalam keadaan darurat," kata Tan Shot Yen, di Padang, Sumatera Barat, Minggu (4/11/2018).

Dia mengungkapkan hal tersebut saat  'Seminar Menu Sehat Keluarga Mudah dan Murah' bertema "Ini Isi Piringku Mana Isi Piringmu" yang digelar oleh Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Sumatera Barat.

Baca: Pola Diet Bisa Turunkan Tensi

Dr Tan memberi perumpamaan diet ketogenik seperti sepeda motor yang selama ini bisa jalan karena bahan bakarnya dari bensin tiba-tiba bahan bakar tersebut diganti oli.

Ketika protein dan lemak yang diolah tubuh menjadi sumber energi, kata dia, itu bukan reaksi normal.

Menurut dia,  tubuh menerjemahkan individu tersebut mengalami kelaparan dalam waktu lama sehingga akhirnya mengambil lemak.

Baca: Diet Kubis dalam Sepekan Untuk Anda yang Ingin Mengurangi Berat Badan secara Sehat

Tidak hanya itu, jika terlalu banyak mengonsumsi lemak maka akan mengendap di pembuluh darah dan sel hati diganti oleh lemak.

Sedangkan kritikannya terhadap metode  diet food combining karena tubuh butuh asupan yang seimbang.

"Jadi kalau ada yang menyatakan hanya makan buah saja, dalam sistem pencernaan sudah didesain dengan sempurna oleh Tuhan sehingga apapun jenis makanan yang masuk sudah ada enzim yang membantu mencernanya," ujarnya.

Baca: 4 Tips Pola Makan Untuk Anda yang Tertarik Diet Cair untuk Melangsingkan Tubuh

Diet keto merupakan diet yang membatasi konsumsi karbohidrat secara ketat untuk menciptakan kondisi tubuh jatuh dalam keadaan ketosis.

Dalam keadaan normal, ketosis terjadi saat seseorang tidak mengonsumsi karbohidrat atau mengonsumsi sedikit sekali karbohidrat.

Akibatnya, tubuh mulai memecah lemak untuk dijadikan sebagai sumber energi membuat hasil pemecahan lemak yang disebut keton menumpuk dalam tubuh.

Sementara foofd combining merupakan cara pengaturan makan yang bertujuan agar tercapainya kondisi homeostastis tubuh.

Salah satu tandanya adalah pH tubuh yang cenderung netral sedikit ke arah basa dan dengan cara food combining kondisi hemeostatis paling mudah didapat. (Antara)

Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved