Liga 1

Milan Petrovic Tidak Suka Cara Bermain PSIS

Menurutnya, PSIS lebih bermain menunggu di lapangan tengah, dengan pressing tinggi, kemudian melakukan serangan balik.

Milan Petrovic Tidak Suka Cara Bermain PSIS
Wearemania
Milan Petrovic 

MILAN Petrovic menyesalkan kekalahan timnya 2-1 di kandang PSIS Semarang di pekan ke-29 Liga 1 2018, Minggu (4/11/2018).

Pelatih Arema FC itu tak suka dengan cara tuan rumah merebut tiga poin di Stadion dr. H. Moch. Soebroto.

Pelatih asal Serbia itu sempat kaget, karena cara bermain PSIS tak seperti tim tuan rumah pada umumnya yang selalu main agresif untuk mencari gol cepat.

Menurutnya, PSIS lebih bermain menunggu di lapangan tengah, dengan pressing tinggi, kemudian melakukan serangan balik, yang terbukti berbuah gol pertama mereka di menit 24 lewat aksi Bayu Nugroho.

"Masalah datang ketika tim PSIS mampu mencetak gol, itu membuat kami semakin kesulitan untuk mencetak gol, beruntung di menit ke-72 Dendi Santoso bisa mencetak gol untuk menyamakan kedudukan," ujar Petrovic dikutip dari wearemania.

Namun, pelatih 57 tahun itu mempertanyakan kinerja wasit Faulur Rosy hingga menganggap sah gol kedua PSIS yang dibuat Bruno Silva di menit 84 yang membuat skor menjadi 2-1 untuk tuan rumah.

Baca: Ketut/Rizki Kalah di Final SaarLorLux Open, Indonesia Tanpa Gelar

Menurutnya, ada dua pelanggaran pada pemain Arema yang dilakukan sebelum bola masuk ke gawang Arema

"Ada dua keputusan yang merugikan Arema, karena saya pikir wasit jauh dari lokasi kejadian, pertama kepada kapten kami (Hamka Hamzah), untuk hal ini mungkin saya harus cek video rekaman pertandingan dulu," imbuhnya.

Keputusan merugikan kedua, menurut Petrovic ketika ada pemain tim tuan rumah yang menarik satu pemain Arema.

Menurutnya, dua situasi itu seharusnya berbuah fault untuk Arema.

"Saya pikir dalam situasi ini wasit tidak melakukan reaksi yang bagus, maaf karena kita ketahui bersama, kedua tim saat ini berada di zona berbahaya, saya tahu PSIS butuh poin, tapi bukan dengan begini caranya," tegas Petrovic.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved