Daud Yordan: Berat Badan Saya Sudah Aman

Acara timbang badan menjelang pertarungan antara Daud Yordan melawan petinju tuan rumah Anthony Crolla digelar di Manchaster Arena.

Daud Yordan: Berat Badan Saya Sudah Aman
Kompas.com
Daud Yordan. 

BERAT badan petinju Indonesia pemegang dua gelar sekaligus IBO Intercontinental dan WBA Asia, Daud Yordan, sudah memasuki berat ideal kelas ringan (61,2 kilogram).

"Berat badan saya sudah aman, sudah di limit 61,2 kilogram," kata Daud Yordan dikutip dari Antaranews.

Acara timbang badan menjelang pertarungan antara Daud Yordan melawan petinju tuan rumah Anthony Crolla digelar di Manchaster Arena, Inggris, Sabtu (10/11/2018), dilaksanakan pada Jumat (9/11) pukul 1.00 waktu setempat di Manchaster Central, Inggris.

Sebelum acara timbang badan, pada Rabu (7/11/2018) dilaksanakan latihan secara terbuka di National Footbal Museum pukul 5.00 waktu setempat kemudian pada Kamis (8/11/2018) dilaksanakan konferensi pers.

Menyinggung soal kegiatan menjelang pertarungan mendatang, petinju dengan rekor bertarung 38 kali menang (26 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah tersebut, mengatakan, latihan tetap dilaksanakan setiap hari, pagi dan sore.

"Latihan tinggal yang ringan-ringan untuk menjaga kondisi tubuh dan memantapkan strategi menghadapi lawan," kata petinju Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat, tersebut.

Baca: Ketut/Rizki Kalah di Final SaarLorLux Open, Indonesia Tanpa Gelar

Daud Yordan bersama pelatihnya Pino Bahari tiba di Manchaster, Inggris, pada Jumat (2/11/2018) pagi hari setelah bertolak dari Jakarta pada Kamis (1/11/2018).

Daud Yordan bakal menghadapi petinju tuan rumah Anthony Crolla pada pertarungan "Eliminator for: WBA Super World Lightwight Championship" di Manchester Arena, Inggris, Sabtu (10/11/2018).

Menurut Daud, ia dan pelatih (Pino Bahari) sudah mempelajari gaya bertarung lawan melalui rekaman video pertarungannya.

"Dia (Anthony Crolla) seorang bertinju dengan gaya ortodoks, artinya sehabis memukul terus lari atau istilahnya jual-beli pukulan," katanya.

Untuk menghadapi petinju seperti itu, kata dia, dirinya akan menerapkan strategi untuk langsung menekan lawan sejak ronde-ronde awal.

"Saya akan langsung menyerang dari awal dan berusaha tidak memberi ruang kepada lawan untuk melancarkan pukulan," katanya.

Baca: Asisten Pelatih Sebut Ganda Putri di Macau Open Kurang Konsentrasi Selama Pertandingan

Daud Yordan menjalani pertarungan terakhir pada 23 April 2018 saat mengalahkan petinju tuan rumah Pavel Malikov dengan KO pada ronde kedelapan di DIVS Ekaterinburg, Rusia.

Sedangkan Crolla menjalani pertarungan terakhir setelah menang atas Edson Ramirez (Meksiko) di Inggris, 31 Maret 2018.

Sekarang Daud Yordan menempati peringkat kedua penantang kelas ringan (61,2 kilogram) WBA sedangkan calon lawannya menempati peringkat keempat.

Crolla memiliki rekor bertarung 33 kali menang (13 di antaranya dengan KO), enam kali kalah, serta tiga kali seri.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved