Wisata Hutan Bambu Perlu Sentuhan Pemkot Bekasi

Tempat wisata Hutan Bambu itu terbilang cukup asri dan menarik menjadi lokasi kumpul keluarga ataupun tempat nongkrong anak muda.

Wisata Hutan Bambu Perlu Sentuhan Pemkot Bekasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Wisata Hutan Bambu di pinggir Kali Bekasi RW 26, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. 

Laporan Wartawan Warta Kota, Muhammad Azzam

WARTAKOTA, BEKASI -- Wisata Hutan Bambu Kota Bekasi kini mulai tenar dan banyak dikunjungi warga.

Tempat wisata terletak di pinggir Kali Bekasi tepatnya di RT 04, RW 26, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.

Tempat wisata Hutan Bambu itu terbilang cukup asri dan menarik menjadi lokasi kumpul keluarga ataupun tempat nongkrong anak muda.

Namun, masih banyak yang perlu dibenahi dan ditingkatkan dari segi fasilitas seperti akses jalan maupun spot foto dermaga cinta yang menjadi andalan lokasi wisata itu.

Banyaknya warga yang datang juga membuat lokasi itu terasa sesak. Sebab, kawasan wisata yang hanya memiliki luas 8000 meter itu belum sepenuh bisa dimanfaatkan

Untuk itu, Ketua Forum Masyarakat Pecinta Kali Bekasi (FMPKB) yang mengelola kawasan tersebut, mengungkapkan perlu peran serta Pemerintah Kota Bekasi dalam memajukan dan mengembangkan destinasi wisata ini.

Wisata Hutan Bambu di pinggir Kali Bekasi RW 26, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur.
Wisata Hutan Bambu di pinggir Kali Bekasi RW 26, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Selama ini pembangunan dan pemeliharaan wisata Hutan Bambu itu menggunakan uang swadaya warga, untuk perawatan sehari-harinya saja mengandalkan uang seikhlasanya dari kotak yang tersedia di setiap sudut.

"Ya memang perlu ada sentuhan Pemkot lebih jauh dari Hutan Bambu ini. Kemarin saja ekspos yang dilakukan pak Wakil Walikota cukup berpengaruh jadi banyak yang datang. Penambahan fasilitas tempat sampah maupun Wi-Fi gratis juga sangat membantu. Mungkin nanti perbaikan aksea jalannya harus segera," katanya saat ditemui, Minggu (4/11/2018).

Ia mengaku pihaknya juga perlu mengatur agar pengunjung bisa secara bergantian berfoto di dermaga berbetuk hati itu.

"Karena memang tidak terlalu luas dan kekuatan dermaga itu, jadi kita juga atur agar tidak terlalu banyak pengunjung yang berada di atas dermaga saat bersamaan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved