Perawat di Jerman Diadili Kembali dengan Dakwaan Membunuh Pasien

Niels Högel masuk ke persidangan lagi dengan dakwaan membunuh 100 pasien di rumah sakit di Jerman.

Perawat di Jerman Diadili Kembali dengan Dakwaan Membunuh Pasien
Tribun Bogor
Ilustrasi 

WARTA KOTA, PALMERAH---Niels Högel sudah mendekam di penjara menjalani hukuman seumur hidup atas pembunuhan terhadap dua pasien.

Akan tetapi pada Selasa (30/10/2018), ia kembali menjalani persidangan dengan tuduhan telah membunuh 100 pasien lainnya.

Ketika ditanya oleh hakim ketua apakah tuduhan terhadap dirinya akurat, Högel menjawab, "Ya."

Pengadilan dibuka di kota Oldenburg, Jerman, dengan mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang para korban.

Persidangan harus diadakan di aula gedung lain dan tidak di gedung pengadilan daerah Oldenburg agar bisa menampung 126 penggugat dalam kasus ini dan besarnya minat publik.

Hakim Ketua Sebastian Bührmann mengatakan, tujuan persidangan untuk mengungkapkan ruang lingkup penuh pembunuhan yang dibiarkan tidak terkendali selama bertahun-tahun.

"Kami akan melakukan yang terbaik untuk mempelajari kebenaran," katanya seperti dilansir Kontan.co.id dari DW.com.

"Ini seperti sebuah rumah dengan kamar gelap - kami ingin membawa cahaya ke kegelapan."

Perawat berusia 41 tahun itu sudah menjalani hukuman seumur hidup setelah dinyatakan bersalah pada tahun 2015 karena membunuh dua pasien.

Tim penyidik kemudian menemukan bahwa jumlah total korbannya kemungkinan jauh lebih tinggi, membuatnya menjadi salah satu pembunuh berantai dengan korban terbanyak dalam sejarah pasca perang Jerman.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved