Gerindra Minta PKS Tak Emosional, Terkait Posisi Wagub DKI Jakarta

WAKIL Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad meminta PKS tak emosional dalam menyikapi polemik kursi Wagub DKI Jakarta.

Gerindra Minta PKS Tak Emosional, Terkait Posisi Wagub DKI Jakarta
Antoro Foto/Rivan Awal Lingga
KETUA Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Presiden PKS Sohibul Iman saat melakukan pertemuan di DPP PKS, Jakarta, Senin (30/7/2018). 

WAKIL Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad meminta PKS tak emosional dalam menyikapi polemik kursi Wagub DKI Jakarta.

Hal itu disampaikan Dasco menanggapi pernyataan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi bahwa struktur partainya di DKI Jakarta bisa mematikan mesin bila posisi Wagub DKI tak diberikan kepada mereka.

"Ya namanya kami kawan sekutu, kami harapkan tidak emosional. Jadi memang harus dikaji benar tafsirnya yang benar. Karena kalau menurut kami yang disampaikan Pak Prabowo memang benar. Sesuai dengan mekanisme yang ada. Itu normatif," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Ia mengatakan, pernyataan Prabowo yang menyerahkan posisi Wagub DKI kepada Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra DKI Jakarta sudah tepat. Pernyataan Prabowo tersebut, kata dia, bukan berarti akhirnya kursi Wagub DKI jatuh ke M Taufik.

Ia mengatakan, pernyataan Prabowo itu sesungguhnya menunjukan mekanisme internal Gerindra dalam menentukan posisi kepala daerah.

Sebab, kata Dasco, penentuan posisi kepala daerah di Gerindra harus melaui usulan di DPD daerah masing-masing.

Ia pun meyakini permasalahan ini segera selesai melalui komunikasi para petinggi Gerindra dan PKS.

Saat ditanya mengapa penentuan posisi Wagub DKI berlarut-larut, Dasco menjawab hal itu berkaitan dengan Pilpres 2019.

"Ya saya pikir dinamika yang ada. Kemudian pertimbangan situasi pilpres juga ikut menentukan. Sehingga saya pikir semua pihak bersabarlah. Ini bisa dibicarakan antara pimpinan tertinggi di partai masing-masing," lanjut dia.

Kader Kecewa

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved