Kemendes PDTT Peringati Sumpah Pemuda Bersama Warga Papua

SEJUMLAH masyarakat Papua memeringati Hari Sumpah Pemuda bersama Kemendes PDTT di halaman kantor Kemendes, Kalibata, Jakarta, Senin (29/10/2018).

Kemendes PDTT Peringati Sumpah Pemuda Bersama Warga Papua
Istimewa
SEJUMLAH masyarakat Papua menari di sela-sela acara memeringati Hari Sumpah Pemuda bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI di halaman kantor Kemendes PDTT di Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (29/10/2018). 

KEMENTERIAN Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI, bersama warga masyarakat Papua melakukan upacara memeringati Hari Sumpah Pemuda, Senin (29/10/2018) pagi. Upacara digelar di halaman kantor Kemendes PDTT di Kalibata, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan itu, ratusan warga Papua dan Papua Barat mayoritas mengenakan busana adat, lengkap beserta pernak-perniknya.

Menteri Eko Putro Sandjojo mengatakan, peringatan Hari Sumpah Pemuda penting dilakukan untuk semakin meningkatkan kerukunan dan persatuan para anak bangsa. Ia pun mengajak masyarakat untuk bisa merenungi makna dari sumpah pemuda itu sendiri.

"Sumpah pemuda telah menunjukkan dengan bersatunya pemuda Indonesia bisa gerakkan persatuan Indonesia sehingga kita dari negara yang dijajah ratusan tahun bisa merdeka. Dan semangat sumpah pemuda selama 73 tahun merdeka, bisa dipertahankan," kata Eko Putro di kantor Kemendes PDTT.

SEJUMLAH masyarakat Papua memeringati Hari Sumpah Pemuda bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI di halaman kantor Kemendes PDTT di Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (29/10/2018).
SEJUMLAH masyarakat Papua memeringati Hari Sumpah Pemuda bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI di halaman kantor Kemendes PDTT di Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (29/10/2018). (Istimewa)

Bahkan, kata Eko, Indonesia kini dipandang sebagai negara dengan kekuatan ekonomi besar. Hal itu, kata dia, harus dipertahankan salah satunya dengan menjaga persatuan.

"Maka kita harus lawan provokasi, kebohongan, dan permusuhan yang bisa mengikis persatuan. Salah satu upaya menjaga persatuan adalah dengan menghilangkan kesenjangan ekonomi dan kesenjangan pembangunan," kata dia.

Maka dari itu, Eko mengundang ratusan masyarakat Papua Barat dan Papua untuk turut merasakan semangat sumpah pemuda bersama warga dari sejumlah daerah lain. Dalam kesempatan itu, Eko juga memotivasi warga Papua dan Papua Barat untuk turut memajukan daerahnya seiring bergulirnya dana desa.

"Jadi soal pembangunan itu bukan Jawa sentris, tapi desa-desa di pedalaman juga harus berkembang. Misalnya di Papua. Selama ini pemerintah telah lakukan pembangunan desa dalam skala yang massif. Bahkan, banyak negara yang belajar ke Indonesia soal pembangunan desa," ungkapnya. 

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved