Pesawat Jatuh

Kejagung Berduka Saat Tiga Jaksa dan Seorang Staf Kejagung Ikut Jadi Korban

Mereka terdiri dari tiga orang Jaksa, satu staf Kejaksaan Tinggi, dan satu lagi istri dari seorang jaksa.

Kejagung Berduka Saat Tiga Jaksa dan Seorang Staf Kejagung Ikut Jadi Korban
Warta Kota/Alex Suban
Puing jatuhnya Pesawat Lion Air JT610 dikumpulkan di dermaga Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (29/10/2018). 

Empat pegawai Kejaksaan Tinggi Negeri ikut dalam penerbangan Pesawat Lion Air JT 610, rute Jakarta-Pangkal Pinang, Senin (29/10/2018) pada pukul 07.10 WIB.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI, Mukri mengatakan ada lima warga Adiyaksa yang mengalami musibah, berada dalam pesawat Lion Air terdiri dari tiga orang Jaksa, satu staf Kejaksaan Tinggi, dan satu lagi istri dari seorang jaksa.

"Ya benar dari manifes yang saya terima. Kami atas nama institusi mewakili pimpinan mengucapkan belangsukawa yang sedalam-dalamnya," katanya kepada Wartawan, Senin (29/10/2018).

Ia menjelaskan adapun nama-namanya yakni Andri Wiranova sebagai Koordinator Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung. Dirinya membawa istrinya bernama Nia Sugiono.

Kemudian, Dodi Junaidi sebagai Kasibidsus Kejaksaan Negeri Pangkal Pinang. Sandy Johan Ramadhan sebagai Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Pangkal Pinang.

Dan karyawan Kejaksaan Negeri Bangka Belitung, Sastiarta.

"Semua nama itu merupakan warga Adiyaksa, tiga jaksa, satu istri, dan satu staf. Kami akan terus mencari informasi mereka," ucapnya.

Namun, dari hasil temuan yang sudah dilakukan Tim Basarnas ada beberapa identitas yakni atas nama Andi Wiranova.

"Jadi sudah bisa dipastikan penumpang di pesawat yang mengalami musibah itu ialah keluarga besar kami. Kami mengucapkan belangsukawa, kiranya almarhum dan almarhumah yang meninggal dalam keadaan Husnul Khotimah," paparnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved