Kesehatan

Bisa Membeli Makanan Organik, Orang Kaya Cenderung Lebih Mampu Mencegah Penyakit Kanker

Orang kaya cenderung lebih sehat dan paling mungkin memilih makanan organik yang harganya lebih mahal ketimbang makanan lain.

Bisa Membeli Makanan Organik, Orang Kaya Cenderung Lebih Mampu Mencegah Penyakit Kanker
Lifealth
Sayuran 

Orang yang mengonsumsi makanan organik sekitar 25 persen lebih kecil kemungkinannya terkena serangan kanker.

Hal tersebut berdasarkan penelitian para ahli yang memelajari pola makan dari puluhan ribu relawan yang diteliti.

Para peneliti mengatakan bahwa bahan kimia dan pestisida yang digunakan pada buah dan sayuran yang dibudidayakan secara tradisional dinilai bertanggung jawab menyebabkan penyakit kanker.

Baca: Pengobatan Kanker, Tiga Prinsip Cara Kerja Imunoterapi

Artinya, mereka yang mengonsumsi makanan organik yang prosesnya tanpa bahan kimia dan pestisida dapat membantu mencegah serangan penyakit.

Para peneliti menyasar penelitiannya pada 68.946 orang dewasa Perancis tentang diet mereka.

Kemudian, para peneliti mengikuti pola makan mereka selama rata-rata lima tahun. Pada penelitian itu, sebanyak 1.340 kanker berkembang selama masa penelitian waktu itu.

Mereka yang mengonsumsi makanan paling organik sekitar 25 persen lebih kecil kemungkinan terkena kanker dibandingkan responden yang mengonsumsi makanan organik paling sedikit.

Berdasarkan temuan itu, faktor-faktor lain seperti usia, tingkat ekonomi, dan masalah kesehatan, juga diperhitungkan dalam penelitian tersebut.

Tetapi para ilmuwan mengakui bahwa penelitian tersebut tidak membuktikan hubungan pasti antara diet non-organik dan kanker.

Baca: Lebih Sehat Dengan Makanan Organik

Penelitian itu justru menunjukkan bahwa orang kaya cenderung lebih sehat, dan paling mungkin memilih makanan organik yang harganya lebih mahal ketimbang makanan lain.

Selain itu, orang-orang yang makan makanan organik dalam penelitian ini cenderung memiliki diet yang lebih sehat secara keseluruhan, banyak makan buah dan sayuran, serta menghindari daging olahan dan junkfood.

Penelitian tersebut diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine.

Dalam jurnal itu menyimpulkan, "Frekuensi konsumsi makanan organik yang lebih tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker."

Oleh karena itu, penelitian itu mempromosikan konsumsi makanan organik pada populasi umum bisa menjadi strategi pencegahan yang menjanjikan melawan kanker. (Fox News)

Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved